What's Your Favorite Family Activity?

Tuesday, July 31, 2018


Our favorite activity are sooo ordinary. 

Selalu envy dengan orangtua yang bisa go extra miles untuk menghabiskan waktu bareng keluarga. Contohnya, ibu-ibu yang rajin banget bikin aktifitas montessori di rumah. Atau yang papanya pinter masak, bisa cooking or baking day bareng anak di rumah. 

Well, mau aktifitas gimana pun, yang penting kebersamaan dan semuanya hepi, yaa. 

Di bawah ini adalah beberapa aktifitas favorit keluarga kami: 

1. Strolling around the mall. 

Jalan-jalan ke mall adalah opsi paling ideal untuk keluarga kecil seperti kami (baca: baru satu anak dengan usia batita). 

Sebagai mantan anak Jakarta, aku sering banget pergi ke mall. Cari baju, ke mall. Belanja bulanan bareng mama, ke mall. Beli buku pelajaran sekolah untuk caturwulan baru, ke mall. Pengen makan ayam goreng ki-ef-ci, ya ke mall. Sebagian masa kecil yang aku lewati, kayaknya rata-rata dihabiskan di dalam mall, deh. Habis ini pada nyanyi "Let's Go The Mall" yoks, hahahaha. 

Setiap hari Minggu, rekreasi keluarga kami nggak jauh-jauh dari mall, karena semuanya ada. Buat mama, bisa nyalon atau window shopping. Buat papa, bisa makan sushi, or any other Japanese food. Buat Josh, dilepas aja jalan-jalan sendiri udah seneng banget. Atau sesekali naik animal rides. Semua hepi, deh! 

Orang Jakarta selalu bilang, "Bosen, ah. Ngemol lagi ngemol lagi." Namun, sesungguhnya aku nggak pernah bosen lho. Bosen, mungkin yang dikunjungi itu-itu aja kali. Mall di Jakarta itu, kan, buanyaaaak banget, sist! 

Beberapa mall kesukaan kami: 
  • Jakarta Selatan: Kota Kasablanka, Gandaria City. 
  • Jakarta Utara: PIK Avenue (sukaaaaa banget dengan mall ini, karena isinya nggak bikin overwhelmed. And it's a Japanese food heaven (for us), Emporium Pluit Mall. 
  • Jakarta Barat: Mall Taman Anggrek (mall di mana orang-orangnya terasa amat sangat familiar. Biasanya pasti nyapa orang yang dikenal, entah temen lama, temennya temen sampai temennya papa mama, hahaha). 
  • Jakarta Pusat: Grand Indonesia (dan mall di seberangnya, hahaha). Jarang banget, sih, ke mall ini. Cuma aku seneng tiap kali jalan di sana berasa di luar negeri. Terus, PI itu wangi mewah gitu lho. Duh, susah jelasinnya. Mudah-mudahan paham, ya. Hahahaha!

Coba tebak ini di mol mana? :P

2. Nyobain kuliner baru (atau yang belum pernah dicoba). 

Mungkin kalian udah tau, yaaa, untuk opsi tempat makan, kalau bisa aku pengen yang kids/family friendly. Namun, kalau di Jakarta, sebenernya nggak wajib-wajib amat, sih. Asal tempat makannya bersih, dan cukup spacious untuk Josh 'mingle' (real story: terkadang doi bosen duduk di high chair, jadi biasanya dia keliling resto, deh). 

Makanya, aku nggak pernah risih kalau harus bawa Josh ikut kami berdua nyobain kuliner baru. Apalagi kalo dia juga bisa nyicipin makanannya. 

Ini waktu kami nyobain Signora Pasta di Bogor. Yang punya pasangan suami istri dan suaminya orang Italia asli lho. Pasta dan pizza-nya cukup enak dan harganya sangat affordable 

Harapannya, sih, semoga suatu hari nanti Josh bisa foodie juga, like his mother. Semoga, yaa, semoga. 

*brb mukbang bareng anak*

3. Jalan pagi di Kebun Raya. 

Nah, kalau yang ini nggak bisa kami lakukan secara rutin. Paling setahun hanya beberapa kali. Contohnya, waktu libur Natal tahun lalu

Sebenernya bisa aja kalau dibuat rutin. Cuma Andreas harus kerja Senin-Sabtu, pagi-sore. Sedangkan, jalan pagi di Kebun Raya itu paling enak, ya pagi-pagi banget. Udara Bogor masih seger dan enak banget untuk dinikmati. 

Bentar lagi libur Agustusan dan Idul Adha, semoga bisa direalisasikan kembali. 

4. Visiting the zoo atau tamasya sehari di dalam kota. 


Secara Bogor masih menjadi salah satu destinasi tamasya favorit orang Jakarta dan sekitarnya, kami pun merasa bersyukur bisa 'liburan' di kota sendiri. Beruntungnya lagi, kami nggak perlu menunggu waktu libur untuk pergi ke Taman Safari, Puncak atau tempat lainnya. As you guys know, Bogor dan Puncak kalau holiday season ramenya (dan macetnya!) kayak apa. So, we don't wanna risk that


Lagi-lagi kami bersyukur, karena mama mertua masih semangat untuk kerja. Kalau suami ingin mengambil day-off, beliau dengan senang hati untuk jaga toko selama sehari. Mantranya suami, kerja keras itu harus, tapi jangan lupa bikin keluarga hepi. 

5. Spending the wholeeee day at home, doing nothing. 

'Doing nothing' di sini itu sebenernya banyak hal random yang dikerjain. Mulai dari beresin atau nata ulang kamar tidur, nyoba resep baru di dapur, nonton film, suami yang berkutat dengan aquarium dan ikan-ikannya, ngegofood, dll. Semua 'kemewahan' ini biasanya kami lakukan di hari Minggu. Kadang capek juga hari Minggu dihabiskan untuk jalan-jalan terus. Sesekali menikmati waktu di rumah aja. 


***
Kalau aktifitas favorit ala keluarga kalian apa? (:

6 comments:

  1. aku suka ajak Gide ke museum tapi bapake ga begitu, lebih suka outdoor activity macam cycling atau pergi ke pantai .. berenang gitu2 lah, maen scooter, .. aku ngikut juga karena emang suka juga .. ke mall sukanya kalo lagi musim sale! HAHAHA ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahh, kalo aku di SG pastii juga bakal sering ke park deh, tiap hari mungkin, hahahaha. Sama museum or library, impian bangetttt bisa pergi ke tempat2 yg belum bisa terjangkau di di sini.

      Delete
  2. Seneng leyeh2 di rumah soalnya setiap hari udah sibuk sama urusan anter jemput sekolah dan anter jemput nunggu les hahahahaa...

    Idealnya sih ke ecopark setiap minggu tapi kutaksanggup bangun pagi *tarik selimut lagi*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha mager di rumah udah "aktifitas" paling oke ya ci :P

      Delete
  3. hampir sama nih Mbak, no.5 itu, doing "nothing" all day itu rasanya mewah banget deh, hahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul banget. Apalagi suami yang udah kerja Senin-Sabtu, kalo Minggu di rumah aja nggak ngapa-ngapain itu udah mewah banget buat dia hihi

      Delete

Thank you for reading and commenting here. All comments are moderated and I'll reply to your comments daily, so please check back. Nice to chat with you (: