Road Trip Bogor-Denpasar: Preambule

Tuesday, January 16, 2024


Yaoloh, macam nulis skripsi pakai pembukaan dulu. Tentu saja tujuannya supaya arsip liburan ini lebih rapi di blog. Aku mencoba untuk menulis secara berurutan, mulai dari alasan dan rencana liburan, kota yang dikunjungi, review akomodasi sampai tempat tujuan akhir. 

Oh ya, sungkem dulu sama suamik yang memberi judul road trip ini dengan nama #YuTrip. Abis ini Yu apa lagi, ya? 😆

Liburan road trip bulan Desember kemarin ini, bisa dibilang agak mendadak. Padahal wacananya sudah ada, sih. Suami sudah bersabda bahwa liburan nataru nanti, kami bakal road trip lagi. 

Sejak road trip pertama kami (nonstop!) Bogor-Denpasar di tahun 2019, suamik kepingin banget bisa mengulang pengalaman itu lagi. Tentu saja bagian nonstop-nya nggak, ya! Aku, sih, emoh nempuh perjalanan 20 jam lagi, tanpa menginap. Cukup sekali aja dan menjadikannya momen bersejarah di keluarga kami.

Ternyata suamik harus sabar menunggu empat tahun supaya bisa road trip lagi, dan perjalanan kali ini pun menjadi core memory baru bagi kami. 

Awalnya, tujuan utama kami itu hanya Banyuwangi, nggak sampai Bali. Kami penasaran dengan Banyuwangi karena saat pandemi, banyak banget yang liburan di sana. Terus suamik nanya, "Kamu yakin sampai Banyuwangi aja? Ke Bali nggak?". Aku berpikir sejenak. "Kayaknya... nggak usah? Waktu kita, kan, nggak banyak."

Which is true. Kemarin itu kami cuma punya satu minggu, di mana untuk road trip sungguh kurang ideal. Di mana-mana yang liburan perjalanan darat butuh minimal 10 hari, 14 hari lebih bagus. Ini cuma seminggu, mana sempat ke Bali? 

Emang kenapa cuma punya seminggu? Padahal liburannya sampai Januari lho. Soalnya begini gengs, meski anak libur, bapake tidak. Suami tetap harus dagang buka toko. Kebetulan, mertua masih suka bantu jagain toko kalau suami harus WFH atau mau liburan kayak kemarin ini, hoho. Sebelum kami ketuk palu untuk liburan, mertua sudah pegang tiket liburan dulu. Jadi, kami cuma punya waktu seminggu sebelum mereka berangkat. 

Makanya, aku sempat "ngotot" nggak usah ke Bali, waktunya mepet banget! Sampai akhirnya, luluh juga karena suamik nanyain mulu, benaran nih nggak mau ke Bali. Kayaknya doi emang tahu, deh, isi hati istri yang sebenarnya, wkwk. Lagi pula, nanggung amat, yak, udah sampai Banyuwangi nggak nyebrang sekalian?!

Tiba-tiba aku punya gagasan cemerlang ((gagasan)). "Eh, gimana kalo kita ke Bali terus surprise-in keluarga di sana?". Suamik pun ngangguk-ngangguk, "Setuju!" 

Aku yakin banget untuk membuat kejutan, karena sebelumnya sudah sounding ke papa mama kalau liburan Desember nggak ke Bali. Ini nggak bohong, lagi-lagi memang nggak ada waktunya. Papaku yang kangen berat sama cucu sampai ngide ke Bogor aja, yang mana "kutolak" dengan alasan, "Kita mau liburan, Pa", kemudian dapat laporan dari mama kalau belio kuciwa berat, huahaha. Maafkeun, Ayahanda!

Nah, sekarang jadwal berangkat. Ini juga sempat menjadi dilema. 

Rencana awalnya, kami ingin berangkat setelah ambil rapor Josh, yaitu di tanggal 14 Desember, menuju Sidoarjo. Esok harinya, menuju Banyuwangi dan menginap satu malam. Aku pun mencoba reservasi Villa So Long yang menjadi pilihan akomodasi kami melalui Whatsapp. Ternyata oh ternyata, mereka full booked. Sedih sekaliii. Padahal itu satu-satunya pilihan kami. Aku mencoba "memelas" sedikit sama adminnya, kalau kami berangkat dari Bogor perjalanan darat nih, kepingin banget menginap di villa mereka. Terus, dicek ulang dan konfirmasi kembali bahwa ada villa tersedia di tanggal 14 Desember. Lah, hari itu, kan, kami baru mau berangkat. Nggak mungkin kalau kami bablas langsung ke Banyuwangi, nggak akan keburu. Pikir-pikir... yaudalah, izin ambil rapor setelah masuk sekolah aja. Izin pun diberikan dan kami mengganti tanggal keberangkatan kami di tanggal 13 Desember. 

Baru kali ini mau liburan, reservasi hotel semua dilakukan last minute. Aku cukup beruntung bisa dapat slot di Villa So Long dengan waktu reservasi H-2. Sedangkan untuk hotel di kota transit, ya tentu saja kami booking di hari H, huahaha. 

More about the accommodations later, yak! 

Nggak cuma soal akomodasi, packing pun kulakukan di H-1. Agak menggelitik jiwa Scorpioku yang sebetulnya kurang suka dadakan. Tapiii, sejak punya anak dan menikahi seorang suami yang hobi bikin rencana impulsif, perlahan aku terbiasa melakukan hal secara spontan. Meski harus pakai acara ngoceh dulu, huahaha. 

Yaaa, kebetulan juga ini road trip-nya agak "mudah". Meski transit di beberapa kota, kami hanya menghabiskan waktu semalam saja. Di Bali pun karena ada keluarga, jadi bawaan kami nggak banyak. Baju ada, tempat menginap pun adaaa. Walau hari di mana kami sampai, kami hampir nggak punya tempat tidur karena kamarku dulu yang biasa menjadi tempat kami tidur, sudah berpindah hal milik menjadi kamar sang adik 🤣

Lain cerita kalau traveling ke luar negeri mungkin. Siapa tahuuuuu, mendadak suamik bilang, "Besok kita ke Jepang, ya. Buruan packing." Nah, itu sih ngeri-ngeri sedap (tapi nyenengin juga, sih!). Sejauh ini, sepertinya belum ada agenda traveling mancanegara, sih. Aku pernah iseng nanya mau perpanjang paspor aja malah dijawab, "Hah? Ngapain?" 😌

Buat yang ngikutin perjalanan kami kemarin di IG story, pasti udah tahu sebagian besar ceritanya. Di blog ini, akan kujabarkan versi lengkapnya. Enaknya di IG story, bisa live membagikan dokumentasi, sekaligus menyimpan memori, just in case ada yang kelupaan saat nulis di blog. Namun, kalau nggak diceritakan kembali dalam blog, rasanya ada yang kurang banget. Sewaktu-waktu, aku pasti baca ulang cerita pribadi di sini.

Beklah! Mudah-mudahan dalam waktu dekatdiusahakan banget dalam minggu inibisa membagikan cerita selanjutnya. Kalau kelamaan update, boleh banget ditowel orangnya di Instagram 🤣

Selain pakaian (tentu saja), hal pertama yang diurusin banget sama emak-emak kek gue adalah: stok makanan! 🤣 Aku nggak pernah beli mie gelas dan semacamnya. Mumpung liburan dan biar urusan perut tetap terjamin saat perjalanan, gapapa lah ya sekali-kali. Ebes-ebes yang nggak kasih anaknya makan instan, punten, yaaa. You do you, ceritanya, LOL. Krystal nggak makan kok. Nggak doyan juga, sih. Dikasih icip juga nggak mau *mamake bingung*

4 comments:

  1. Hahahahahha kita samaaaa. Paling suka kalo trip ya jangan dadakan. Aku tuh orangnya organized banget soalnya. Makanya kalo mendadak gitu, yg mana raka paling suka, aku bisa stress nyusunnya 😅.

    Walopun ga akan nolak sih kalo diajakin trip, semendadak apapun 😁

    Kalo soal masalah makanan instan saat trip, aku jugaaa kok Jane 😄. Di rumah jarang makan begini, ga biasain anak2 juga.

    Tapi exception saat trip. Krn toh ini mempermudah kita, ga tiap hari juga, dan biar anak2 seneng lah, sesekali boleh makan yg biasanya dilarang b😁.

    Ngetrip itu aku usahain semua happy. Gimanapun caranya, termasuk soal makanan. Jgn ketat2 amat kyk di rumah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbaa, kok kita sama banget ya, hahaha. Soal makanan instan dan snack lainnya, yes aku juga nggak membiasakan konsumsi di rumah, jadi anak-anak tahunya itu makanan mewah saat liburan 😆

      Aku juga nggak nolak diajak jalan-jalan mah, meski pasti ada riweuh-nya nyiapin ini itu 🤣

      Delete
  2. bener banget mbak, villa Solong ini bookingnya kudu jauh hari, dan memang kamarnya ga banyak juga.
    Villa ini juga jadi jujugan temen aku dari Jakarta yang mau liburan ke banyuwangi sama keluarganya, anaknya hepi banget pokoknya

    trip dadakan ada enak ga enaknya, kalau sama temen deketku, kalau kebanyakan diplanning malah ga berangkat, cuman jadi wacana.
    Tapi kalau trip sama keluarga begini memang harusnya ga bisa dadakan juga, banyak printilan yang kudu disiapin, apalagi ada si kecil juga

    ReplyDelete
  3. Uwaaaa Bogor Denpasar dalam seminggu aja kak?? Mantullll! Kalo yang dadakan-dadakan gitu emang kadang 'seru' banget ya kak ngurusnya! Wkwkwkw suami sih biasanya gampang persiapannya. Lah kita emak-emak tuh pusing mikirin perintilan anak, juga perintilan diri sendiri wkwkwk Tapi ya itu tadi, kalo diajak jalan-jalan mah ya ga nolak kak! wkwkwkw

    BTW Krystal jadinya makan apakah selama road trip ini?? Pinter amat ga mauu dikasih yang instan-instan... uda punya healthy habit untuk foodnya nih 👍

    Oia,, itu kakak lucky banget bisa dapet reservasi villanya! Biasa road trip gini tuh suka deg-degan kaga dapet akomodasi kaaan hehehe

    ReplyDelete