My Thoughts on K-Drama "Hotel De Luna"

Saturday, November 21, 2020


Memutuskan untuk nulis di sini untuk mengatasi rasa baper yang semoga tidak berkepanjangan setelah selesai nonton kemarin 🙈

Di saat timeline sosmedku ramai memperdebatkan #TimDosan dan #TimJipyeong, aku malah tenggelam dalam sebuah drama yang juga sempat populer sepanjang tahun 2019 kemarin, Hotel De Luna

Iklan drakor ini sering banget muncul tiap kali lagi nonton di Viu. Nggak begitu tertarik karena scene yang ditayangkan kok sepertinya agak menye-menye gitu. Belum lagi saat melihat Yeo Jin Goo menjadi salah satu pemeran utama, wah ini sih pasti bakal banyak nangis nih. Maklum, sejak menikmati akting Jin Goo pertama kali di drama Missing You, doi nangis mulu kerjaannya. Belakangan aku dengar dia memang aktor spesialis nangis-nangis 😂

Sebelumnya aku juga udah baca-baca sekilas tentang Hotel De Luna, katanya ini drakor fantasi yang menceritakan arwah-arwah penasaran. Meski bukan horor, tapi males aja kalau ada hantu-hantunya wkwkwk 

Minggu lalu, waktu scrolling tontonan di Netflix, si Hotel De Luna ini muncul di urutan pertama pada kategori drama populer. Hanya butuh lima detik untuk ngeklik drama ini dan langsung tancap gas nonton dua episode dalam sehari, dan 16 episode pun kulahap dalam waktu sekitar empat hari, dan resmi menjadikan Hotel De Luna sebagai salah satu drakor terbaik yang kutonton sepanjang pandemi ini. 

Sinopsis

Hotel De Luna adalah sebuah hotel mistis yang berlokasi di kawasan Myeongdong, Seoul. Nggak seperti hotel pada umumnya, nggak semua orang bisa melihat bangunan ini secara nyata, kecuali kalau kamu orang "terpilih" dan hantu gentayangan. 

Jadi memang konsepnya Hotel De Luna ini hotel transit para hantu sebelum mereka ke dunia akhirat. Para hantu ini adalah arwah penasaran yang belum rela meninggalkan bumi karena alasan-alasan tertentu; ingin menyelesaikan mimpi, nggak rela ninggalin keluarga, menyimpan dendam kesumat (ini, sih, yang paling banyak LOL) dll. Para staff di hotel akan membantu mereka menyelesaikan tiap masalah yang ada, setelah semuanya beres, baru deh para tamu hantu bisa pergi ke akhirat dengan damai. 

Pemilik Hotel De Luna bernama Jang Man Wol (Lee Ji Eun - IU), yang sudah lama terjebak di hotel selama bertahun-tahun, bertemu dengan seorang manajer hotel baru yang adalah seorang manusia, Goo Chan Seong (Yeo Jin Goo). Chan Seong adalah "kunci" pembuka rahasia kelam dan alasan kenapa Jang Man Wol bisa terjebak di Hotel De Luna selama 1,300 tahun lamanya. 

Uniknya hotel ini, meski sifatnya mistis, Man Wol tetap mendaftarkan hotelnya secara resmi pada pemerintah. Hotel ini tetap bayar pajak, bayar maintenance dan lain-lainya seperti penginapan pada umumnya. Karena urusan ini berkaitan dengan manusia yang masih hidup, Man Wol pun butuh manajer yang juga seorang manusia untuk mengurus perintilan ini. Manusia yang bekerja di sini pun adalah orang terpilih dari sang dewa, jadi nggak sembarangan bisa melamar kerja di Hotel De Luna *kali ada yang berminat kan* 

What I love about this drama 

Daftarnya bakal panjang dan penuh spoiler, jadi yang belum nonton dan nggak kepingin dapet bocoran, pintu keluar yang bertanda "X" ada di sebelah kanan atas, yaa. 

1. Karakter para hantu penasaran yang bikin gue ikut penasaran. 


Jang Man Wol sendiri bukan lah seorang manusia hidup, tapi juga belum mati. Dia dikutuk oleh seorang dewa untuk tinggal di hotel De Luna sampai ia menuntaskan dendamnya di masa lalu. 

Selain sang manajer hotel, Man Wol juga dibantu oleh tiga staff yang juga merupakan arwah penasaran berusia puluhan bahkan ratusan tahun. Mereka adalah: Kim Seon Bi (mati di era kerajaan Joseon, seorang cendikiawan di masanya yang mati karena tuduhan palsu), Choi Seo Hee (juga berasal dari kerajaan Joseon, ia mati karena dibunuh oleh keluarga suaminya sendiri karena nggak bisa melahirkan anak laki-laki), and last but not leastalso MY FAVORITE HOTEL DE LUNA STAFF XD, Ji Hyeon Jeong (dipanggil maknae oleh staff lainnya karena dia mati di usia muda saat perang Korea).  

Staff andalan Hotel De Luna

Ketiga staff ini punya alasannya masing-masing kenapa memilih bertahan bekerja di hotel (meski menurut mereka Man Wol itu bos yang sangat sangat kejam XD) alih-alih menyeberang ke dunia akhirat. Di akhir cerita, akan terungkap tuh satu per satu cerita masa lalu ketiganya. 

Kim Seon Bi memang nggak mau ke akhirat karena dia nggak terima mati atas tuduhan palsu sebagai penulis karya sastra yang vulgar di masanya. Choi Seo Hee yang terlihat dingin namun keibuan ini ternyata juga punya masa lalu yang sangat kelam. Hanya karena dia melahirkan bayi perempuan, keluarga suaminya mengucilkannya dan mengurung putrinya yang masih bayi itu di sebuah gubuk kosong sampai mati (EDAN T_T). Sejak saat itu, dia jadi orang gila dan keluarga suaminya pun membunuhnya. Dia nggak mau ke akhirat sampai keturunan suaminya itu nggak bisa lagi punya anak laki-laki. Sementara, si maknae Hyeon Jeong ingin menunggu adik perempuan kesayangannya sampai meninggal, baru deh dia berangkat bersama dengan adiknya ke akhirat, so sweet kan huhuhu. 

Gimana dengan Man Wol? 

Pengennya, sih, aku spoiler ya di sini, tapi sejujurnya itu lah yang paling seru ketika nonton drakor ini. Sepanjang episode tuh kita bakal main tebak-tebakan, sebenarnya Man Wol itu berbuat apa di masa lalunya, dendam apa yang dia simpan sampai harus terjebak 1,300 tahun lamanya. Bayangin aja, hidup kagak, mati kagak. Terus aja jadi arwah penasaran (yang cantik banget nget nget) dan ngurus hotel. Meski awalnya karakter Man Wol ini lumayan kocak, tapi di tengah sampai akhir cerita aku dibuat nangis mulu sama doi. Masa lalunya itu benar-benar pedih banget. Sedih banget deh jadi Man Wol 😭

Selain mereka yang kusebutkan di atas, yang nggak kalah seru itu yaa para tamu hantu yang menginap di hotel. 

Para tamu ini punya ceritanya masing-masing. Ada satu hantu yang cita-cita untuk nerbitin buku nggak kesampaian. Kerjaan dia di hotel tuh minta refill kopi terus dan ngetik-ngetik di laptop. Tiap kali ada antrean ke akhirat, dia selalu galau, gue beneran mati aja apa nyelesain naskah gue, yak wkwkwk 

Terus yang unik (lagi) ya, saat pertama kali hantu ini tiba di hotel, mereka datang dalam keadaan terakhir saat meninggal. Yang matinya kecelakaan, ya datangnya dalam kondisi berdarah-darah. Yang matinya tenggelam di air, datangnya basah-basahan, hahahahaha. Kondisinya emang ada menyeramkan gitu lho, jelek banget pokoknya. Awal-awal bekerja di hotel, Chan Seong sering dibuat kaget dengan kedatangan hantu-hantu ini. Antara kasihan, akunya juga ikutan kaget, tapi mau ngakak juga pas dia gagap berusaha komunikasi dengan tamu wkwkwk 

Kabar baiknya, kondisi para hantu ini akan semakin membaik saat mereka perlahan menuntaskan rasa penasaran dan dendam mereka di dunia. Kasarnya, semakin banyak dendam yang disimpan, penampakannya semakin seram. Sebaliknya, kalau mereka bisa legowo pergi meninggalkan dunia nyata, penampakan mereka akan seperti manusia biasa, bedanya lebih pucet aja, sih. 

Oh pantes, kenapa Mbak Kunti dan kawan-kawannya yang sering disebutkan di blognya Mas Agus tuh jelek-jelek, ya... EH TOLONG AKU NGGAK KUALAT KAN NGATAIN MEREKA JELEK? *ketok-ketok meja* 😭

2. Manusia yang bisa masuk ke dalam Hotel De Luna. 


Sebetulnya pemilihan manusia yang bekerja di Hotel De Luna itu udah diatur oleh seorang dewa bernama Mago (we'll talk more about her later), begitu juga dengan terpilihnya Chan Seong sebagai manajer hotel yang adalah seorang lulusan Harvard dengan gelar MBA. 

Chan Seong pernah iseng nanya ke Man Wol, memangnya benar-benar nggak ada manusia yang bisa masuk ke hotel ini? Karena kata Man Wol sebelumnya hotel ini hanya terlihat sebagai bangunan tua biasa oleh manusia. Tapi memang ada beberapa manusia tuh tahu kalau ini adalah sebuah bangunan yang "nggak biasa". Kalau ada manusia masuk dan ingin menginap, staff akan memberikan pricelist kamar yang super duper mahal supaya manusia mengurungkan niat untuk tinggal di sana. Tapi ada lah yang benar-benar tajir dan nekad ingin menginap, maka mereka akan diinapkan di kamar khusus nomor 404. 

Buat yang nggak tahu, angka 4 itu dipercaya sebagai angka sial atau kematian karena pelafalannya dalam Mandarin sama dengan kata "mati". 

Menurut Man Wol, tiap manusia yang menginap di kamar 404 nggak bisa keluar hotel lagi selama-lamanya. HIIIY. Chan Seong langsung merinding dong. Tapi nanti di akhir-akhir cerita kita bakal dikasih tahu, ada apa sebenarnya di kamar nomor 404 itu hihihi. 

Ada satu cara lagi untuk manusia supaya bisa masuk ke hotel, adalah dengan menerima undangan khusus dari pemilik hotelnya sendiri. Kalau kamu menerima undangan berwarna merah dan ada bertanda tangan Jang Man Wol, SELAMAT! Kamu bisa menikmati waktu yang menyenangkan di dalam hotel mewah De Luna 😆

3. Karakter pendukung yang mencuri perhatian. 


Selain tokoh utama, ada beberapa karakter pendukung di dalam drama yang sukses mencuri perhatianku. Beberapa diantaranya: 
  • Seorang dewa bernama Mago. Seseorang yang awalnya kukira nggak penting-penting banget, eh tapi karena kemunculannya yang mendadak sering di dalam cerita membuatku berpikir, "Kayaknya si nenek ini tahu sesuatu deh." Ya iya lah, ternyata dia dewa dong! Mago punya wajah yang sama (diperankan oleh satu aktris, Seo Yi Sook, yang mana setelah aku browsing ternyata dia main juga di StartUp), namun punya karakter, busana dan peran yang berbeda-beda. Salah satu dari mereka memperkenalkan diri dan satu dengan lainnya sebagai kakak beradik. Yaa kalau di agama Kristen, mungkin semacam Bapak, Putera dan Roh Kudus, ya 😂
  • Sahabat Chan Seong, Sanchez. Si Sanchez ini teman baik Chan Seong yang hartanya tujuh turunan. Orangnya kikuk gitu, entah aktingnya demikian atau gimana dah, tapi jadi lucu, sih. Dia  cowok baik dan polos banget, dan paling takut sama hantu, makanya begitu tahu Chan Seong kerja di hotel hantu, doi syok berat 🤣 Ada satu episode di mana si Sanchez ini sedih nggak karu-karuan. Sampai aku berpikir, "Kok ini penulis skripnya tegaaaa banget sama Sanchez!" 😭
  • Anak magang di Hotel De Luna, Kim Yuna. Jiwa asli Yuna sebetulnya udah mati, tapi badannya dipinjam sama arwah lain dan dia satu-satunya arwah yang diizinkan Jang Man Wol untuk tetap stay di bumi. Karena bisa lihat hantu, Man Wol suka minta tolong sama doi untuk urusan di bumi, makanya diangkat jadi anak intern hihi oh ya, kisah cinta Yuna dan Hyeon Jeong juga manissss banget. Sayang, mereka nggak punya happy ending. Lagi-lagi kepingin protes sama penulis skripnya, hahahaha. 

4. Akting para aktor yang memukau. 


Jujur ini kali pertama aku nonton dramanya Mbak Aiyu. Nggak nyangka akting dia sekeren saat dia bernyanyi. Setelah kubaca-baca review orang lain, katanya memang penampilan IU di Hotel De Luna adalah yang terbaik dibandingkan drama sebelumnya. 

Meski suka mendengar lagu-lagunya, aku nggak terlalu mengikuti kehidupan IU sebagai musisi. Orangnya seperti apa, interaksinya dengan fans kayak apa dan sebagainya. Tapi menurut fans, IU ini aslinya awkward gitu. Makanya keren banget dia bisa memerankan Man Wol yang keras kepala, galak, tapi sangat berkarisma. Apalagi pas adegan Man Wol di kehidupan lamanya saat dia masih menjadi pemimpin kelompak pemberontak yang mencuri dari para saudagar. Aksinya dengan pedang itu masih nempel banget di kepala. Kemudian, saat menjadi Jang Man Wol sebagai pemilik hotel De Luna, ada satu adegan memukau juga di mana dia menggunakan senapan untuk 'menyerang' musuh manusianya. Such a badass! 


Dan meski usia IU terpaut empat tahun lebih tua dengan lawan mainnya, Yeo Jin Goo, mereka nggak terlihat canggung kok. Chemistry mereka berdua justru lebih terasa saat menjelang akhir cerita. Apalagi waktu adegan krusial di dua episode terakhir. Astagaaa, lihat si Jin Goo nangis-nangis sendirian di halte bus tuh rasanya hati ini ikut perih huhuhuhu 

5. Penampilan busana Jang Man Wol yang memanjakan mata. 


Pesona seorang Jang Man Wol itu pun nggak lepas dari koleksi pakaiannya yang bikin mupeng banget! Numpang nanya, penata busananya IU untuk drakor ini siapa, yaa? Aku mau angkat topi dan tepuk tangan buat kontribusinya yang keren banget! 


Tiap kali lihat Man Wol pakai baju yang berbeda-beda di tiap scene dan episode, aku jadi bertanya-tanya berapa budget yang dihabiskan untuk wardrobe-nya IU ini? Sampai lupa kalau si Man Wol ini, kan, sebenarnya bukan manusia seutuhnya. Tapi kok dia bisa mengikuti fashion terkini. Bahkan soal warna cat kuku aja kudu matching sama pakaiannya. Yang lucu, tiap kali makan ke restoran, Man Wol pasti menyesuaikan outfit-nya dengan jenis makanan yang akan disantap. Kurang totalitas apalagi tuh? 

Lupa ini mereka makan apa, pokoknya bentuk makanannya tuh bulet kecil-kecil kayak kacang pilus, makanya si Man Wol pakai baju dengan motif dots putih kayak gini 😆

6. Soundtrack yang bikin banjir air mata! 


Film atau drama yang bagus itu nggak lepas dari soundtrack yang mendukung setiap adegan yang ada dalam cerita. 

Menurutku, semua soundtrack Hotel De Luna ini layak mendapatkan chef's kiss saking bagusnya. Setiap lagu yang diputar pada setiap adegan tuh rasanya klop banget. Ini aja nulis review sambil dengerin playlist-nya, jadi keinget adegan-adegan yang ada di dalam drama ): 

Karena penasaran, aku pun langsung cek daftar OST drakor ini. Saat melihat daftarnya, WAH PANTES BAGUS BANGET. 

Punch, Paul Kim, Heize.. ini mah nggak cuma spesialis lagu ballad, tapi emang langganan ngisi soundtrack drama yang udah pasti berkualitas. 

Favoritku itu "So Long" by Paul Kim dan "All About You" by Taeyeon. Setelah aku cek lyric translation dari kedua lagu ini, ternyata memang menggambarkan kisahnya Jang Man Wol banget, sih, sad and yet so romantic T_T 

7. Adegan "receh" favorit. 


Sebagai seorang Army, rasanya nggak afdol kalau nggak menceritakan salah satu adegan di bawah ini. 

Jadi di Hotel De Luna itu punya layanan khusus untuk para tamu, di mana mereka bisa menelpon menyampaikan pesan kepada orang-orang di dunia nyata. Pesan tersebut akan disampaikan melalui mimpi saat mereka tidur. 

Ada seorang tamu hantu yang masih muda banget, kayaknya dia meninggal karena sakit soalnya masih berpakaian jubah rumah sakit dan kupluk gitu. Dia nelpon seseorang dan manggil "oppa", katanya dia akan selamanya mendukung si oppa ini dan juga mendoakan supaya lagu-lagunya oppa bisa dikenal di seluruh dunia. Selesai nelepon, dia malah nyanyi "Fake Love" sambil keluar ruangan. 

Ohhhh, ternyata "oppa" kamu itu BTS ya, dekkk. Ini baru definisi bucin sampai akhir hayat 🤣

🌙🌙🌙

Di samping segi cerita, penampilan para aktor dan lainnya, sebuah drama yang bagus tentu saja harus meninggalkan pesan moral yang berarti kepada penontonnya. Buatku sendiri, Hotel De Luna ini menyampaikan banyak hal, khususnya tentang kehidupan setelah kematian (wow, paradoks banget). 

Para tamu hantu di Hotel De Luna menyimpan banyak cerita, namun ada satu kesamaan dari semuanya: mereka masih nggak bisa melepaskan apa yang digenggam erat di dunia. Ada yang nggak bisa melepaskan maaf kepada orang yang mereka benci, ada yang nggak bisa lepas dengan harta maupun cinta dengan seseorang. Semuanya itu yang membuat mereka gentayangan tak berujung di antara dunia nyata dan akhirat. 

Mago pernah bilang seperti ini, "Ada kalanya jauh lebih baik untuk melepaskan". Itu artinya, saat kita meninggalkan dunia ini, kita harus dalam keadaan "kosong". Jangan sampai bawa penyesalan ke dalam kubur. Forgive when you need to, sebaliknya minta maaf jika kita harus melakukannya. Lakukan yang terbaik selama kita hidup. Mau nerbitin buku, ya rajin-rajin deh nulis. Karena nggak mungkin lah ada kesempatan untuk nulis naskah setelah kita mati, itu mah cuma ada di hotelnya Jang Man Wol. 

Cuss, yang belum nonton silakan ditonton segera. Ada di Viu dan Netflix kok. Nanti kita cerita-cerita lagi, yaaa, tentang pendapat kalian. 

Yang udah pernah nonton, menurutmu drakor ini layak ditonton atau nggak? Kalau kataku sih, LAYAK banget 😉

19 comments:

  1. nahh ini dia yang aku baca kalau katanya baguss tapi sampe sekarang belum pernah coba nonton. Dan aku nggak nyangka kalau cerita hotel de luna ada soal hantu hantunya gitu, aku kira kayak drama percintaan biasa ala full house gitu
    banyak drakor lama lama yang belum ditonton ehh muncul baru lagi
    dannn aku nggak nyangka kalau IU main disini, secara akutuh nggak hapal muka artis korea kalau udah di dandani macem macem, aku tau IU aja waktu ga sengaja denger potongan lagunya dia, ehh keterusan
    kira kira nyeremin ga sih ini kalau nonton sendirian, aku juga ga mau kalau ada hantu hantunya :D
    tapi hantu disini cakep cakep cantik yak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aduh aku pun salah kaprah banget soal drama ini, Mbaa. Udah nge-judge duluan padahal belum nonton samsek XD

      Kalau menurut aku si penakut ini, dramanya sangat ramah ditonton sendirian kok, Mba Ainun :D penampakan hantunya tuh kayak pake editan CGI gitu lho, macam-macam zombie gitu, nggak terlalu seram. Tapi ada satu hantu yang agak nyeremin, aku manggilnya Mbak Kunti soalnya emang rada serem huhu sepanjang nonton episode dia aku tutup layar aja sih, biar nggak kagetan wkwkwk

      Selebihnya, drama ini sangat sangat aman untuk ditonton bagi yang takut hantu XD semoga Mba Ainun bisa enjoy yaa!

      Delete
    2. nahya itu ada hantu kok cakep cakep bener ya hehehehe
      nahh pas mbak kunti ini bayanganku langsung berkaca ke mba kunti versi Indo, mungkin si kunti ini dibuat memang buat bikin yang nonton sport jantung ya :D

      Delete
  2. LAYAK BANGETT! Aku awalnya nonton ini karena nggak sengaja ikut teman nonton jadi mulai di eps 2, eh terus malah aku ketagihan nonton sendiri 😂. Aku jarang nonton drama yang diperankan IU tapi IU yang di sini benar-benar membuat aku suka sekali sama perannya. Saat Hotel Del Luna ini ngehits, hairstyle IU sebagai Man Weol tuh jadi sorotan banget dan harus aku akui memang hairstylenya keren-keren banget dan setiap eps berbeda-beda. Mana IU cantik pula 😍

    Aku juga ngakak pas bagian hantu yang nelfon BTS itu 🤣🤣🤣 astaga, bisa-bisanya masukin jokes seperti ini wkwkwkwk.

    Dan meskipun endingnya menyayat hati juga bikin aku ikutan nangis 😫 tapi overall drama ini bagus dan layak untuk ditonton!! Comedynya dapet, romancenya dapet, sedihnya dapet pula~ aku sempat berekspetasi happy ending lho 🤣

    Dan pas bagian akhir banget, Hotel Del Luna pengurusnya diganti jadi si Kim Soo Hyun. Astaga, meskipun cuma 2 detik, doi di sini ganteng banget! Terus aku jadi ngarep ada Hotel Del Luna ke-2 tapi sampai sekarang nggak kedengeran desas-desus apapun perihal hal ini 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. TOSSS! Penampakan IU di sini tuh emang kebangetan deh cantiknya. Doi pake baju atau hairstyle apapun, mau muka kucel begimanapun tetep aja keliatan glowing T_T aku tuh naksir banget Liii sama rambut panjangnya yang bikin penampilan dia makin elegan <3

      Aselik, aku sampain nangis sesenggukkan nonton episode-episode terakhirnya 🤧 apalagi pas bagian ending-nya, semacam nggak rela tapi yaa itu yang terbaik buat semua tokoh karakternya yaa ('''': dan setuju! Porsi komedi dan romance-nya tuh balance, yaa. Nggak berlebihan gitu. Sukak pokoknya!

      NAH NAH SPOILER BANGET INI DAH WKWKWK aku kaget banget ada kemunculan si Kim Soo Hyun! Jadi penasaran dia dikutuk juga apa gimana dah. Tapi nama hotelnya ganti yaa, Lii hahaha. Namun sepertinya memang nggak ada rencana untuk dibuat sekuelnya ya. Penonton di-PHP-in bahahaha

      Delete
  3. Ini mah emang bagus banget! Aku nonton ini tanpa ekspektasi apapun Mba, cuma liat trailernya kok bagus dan ada Mba IU sama Jin Goo yaudah deh nonton. Eh ternyata bagus banget! Kayak komplit gitu disini, bisa ngerasain sedih trus ketawa trus hubungan Man Wol sama pekerjanya juga so sweet gitu.

    Karakter IU disini badass banget dan malah jadi diinget terus hahaha. Aku malah favorit scene-nya yang pas para karyawan hotel kira Ku Chan Seong udah meninggal dan datang ke hotel sebagai arwah, ternyata masih idup dan Man Wol jadi marah sama pekerjanya. Ini sih lucu dari sedih-sedih jadi berantem hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asikkk ada yang udah nonton juga!

      Sama aku pun demikian, Mba Tikaa. Nonton ini NOL ekspektasi. Cuma pas nonton alur cerita di episode pertama kok udah menarik yaa, ada campuran dari dua era yang berbeda gitu. Terus soal kisah dramanya sendiri juga enak diikuti. Bener yang Mba bilang, di awal aku ngakak mulu. Eh, mendekati akhir malah nangis-nangis bawang 🤧

      Kekeluargaan di antara Man Wol dan staff Hotel De Luna tuh kerasa banget, ya. Sampai aku pun nggak rela banget mereka harus pergi satu per satu hiks

      Oh iyah! AHAHAHA si Man Wol udah sedih banget, dalam sekejap berubah garang mau ngomelin staffnya 🤣 tapi muka para aktornya di sini juara banget, sih. Mereka beneran sesedih itu kalau Chan Seong benar-benar meninggal 😭

      Delete
  4. Hotel de Luna ini sudah masuk watchlist saya sebelum pandemi. Namun selalu tertimpuk oleh drakor yang lain. Saya sih ngambil kesimpulan dari tulisan kak Jane, Hotel de Luna ini drakor underrated. Eh, tapi saya juga baru ingat kalo gelombang euforianya juga tak kalah besar waktu itu.

    Terlalu banyak yang mau ditonton, jadi pusing sendiri. Sekarang lagi ngikutin drakor Surgeon Bong Dal Hee dulu. Padahal drakor ini saya lihat dari beberapa tahun yang lalu, baru ditonton juga 😅

    Dari premisnya, Hotel de Luna kayaknya kebanyakan set hotel. Seru. Saya jadi ingat The Haunting of Hill House atau Bly Manor

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas Rahul harus nonton Hotel De Luna, sepertinya bakal suka deh. Saya juga kebanyakan rekomendasi drakor, tapi ujung-ujungnya malah nonton yang nggak ada dalam daftar, contohnya ya drama ini 😂

      Iyaps betul banget. Satu hal yang saya suka dari drama Korea tuh mereka nggak mentok mengulas pekerjaan itu-itu aja. Dalam hal ini ya dunia perhotelan juga mereka kemas dalam bentuk yang ciamik.

      Haunting by Bly Manor itu Netflix series juga ya, Mas? Serem nggak sih? Soalnya tuh saya suka takut liat penampakan hantu barat T_T

      Delete
    2. Ha ha ha, iya banget. Terlalu banyak watchlist malah yang ditonton yang tidak ada dalam daftar 😁

      Iya, series kak Jane. Penampakan hantunya tidak yang jumpscare. Tapi lebih mainin situasi dan ketegangan. Seru.

      Delete
  5. Tiap kali buka netflix drama ini selalu nongol!
    Cuman nggak tertarik atau mungkin lebih ke takut ya, soalnya ada hantu-hantuannya. Paling sebel aku tuh dikagetin!!!
    Eh tapi setelah baca ulasanmu, kok kayaknya menarik. Cuman nih, apakah ada kisah cintanya gitu? Aku lumayan g sreg sama model percintaan drakor, hehehe.. kalau porsinya g banyak, mau coba nonton.

    ReplyDelete
    Replies
    1. AYO NONTONNN! *ngegas*

      Kisah cintanya adaaa sih, tapi nggak semenye-menye yang kupikirkan. Masih okelah. Lebih banyak membahas tentang moral-moral kehidupan gitu lho. Tentang sakit hati, pengkhianatan dll. Worth to watch kok menurutku. Ayoo coba ditonton dua episode awal, kalau nyangkut, hajaaar terus 😆

      Delete
  6. Ciiii iniii mah spoileeerr abis abisaaan bangeet hhhaa..

    Sebetulnya sering liat film ini muncul di netflix. Tapi entah kenapa belom tergerak untuk menontonnya.

    Btw kayanya aku ketagihan nonton drakor dehh. Emang drakor itu berbahaya #eh.. sekarang aku malah lagi nonton start up.

    Baca tulisan cici serasa uda ikutan nonton semua episode. Lengkap banvet sampe dibahas mengenai OST segalaaa. Keceeee lengkaaap puoolll ini tulisan Ci Jane hhha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahahaha! Sengaja kasih spoiler biar yang nggak berencana nonton bisa sedikit menikmati atau yang takut hantu bisa ada gambaran sedikit tentang dramanya, karena sejujurnya nggak sehoror itu sih 🙈

      Ayooo nonton, nanti temenin aku seru-seruan bahas drama ini juga XD kita kebalikan nih, aku malah belum nonton Start Up, soalnya euforianya masih kenceng banget, takut ekspektasinya nggak kesampaian wkwkwk

      Memang drakor itu racunnn! Mulainya sih agak susah, tapi kalau udah kecantol, bahayaaa 🙈

      Maacih banyak udah baca yaa, Dev! :D akutu kalau bahas drakor favorit emang sampai OST-nya dibahas segala, kebiasaan soalnya wkwkwk

      Delete
  7. Belum menonton mbaaa, baru satu episode tapi nggak lanjut gara-gara shock hantunya pada seram. Di episode pertama tuh ada hantu yang basah habis tenggelam sama hantu yang nggak ada mata kalau nggak salah, omg seramnyaaaaaa 😂

    Tapi habis baca ini justru jadi penasaran dong. Btw saya penggemar IU as musisi, mbaaa. Cuma satu drama dia yang saya tonton yaitu My Ahjussi, cuma untuk drama ini ceritanya dark bingits ~ ada juga drama Producer sama Kim So Hyun tapi lupa lupa ingat waktu itu menonton sampai kelar atau nggak 😂 hahahahahaha.

    Anaknya memang awkward banget, hobinya bengong tapi pikirannya deep. Saya suka dia waktu lihat Hyori Bed and Breakfast reality show. Disitu kelihatan jelas aslinya bagaimana 😂 Kalau nggak salah dia ideal typenya si Jungkook BTS kan ya, pernah baca dulu di Naver News 😆

    Semoga nanti saya ada mental berani untuk menonton mba, hahahaha untung sudah dikasih full spoiler jadi nggak begitu penasaran 😍💕

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahahaha emang hantu yang nggak ada mata itu bikin aku meneriakkan sumpah serapah di depan laptop saking kagetnya, Mbaa 🤣 tapi kisah di balik si hantu seram ini sedih banget huhuhu seperti yang aku spoiler, hantu yang penampakannya jelek ini karena punya dendam yang belum selesai. Tapi begitu dia udah ikhlas, si hantu ini seram ini cantik lhooo hihi

      Iyaa, aku ingat Mba Eno pernah bilang mengidolakan IU. Selama ini aku juga hanya dengar lagu-lagunya aja yang memang easy listening. Baru kali ini nonton dramanya dan kepincut banget sama performa aktingnya 😍 Eh iya, aku sempat lihat cuplikannya pas di Hyori Bed and Breakfast. Beberapa shoot ketahuan dia lagi duduk bengong doang ya wkwkwk lucu amat!

      And yes, Jungkook BTS ngefans banget sama doi, cuma nasibnya yang kesempatan duet sama IU malah Suga 🙈

      Minta si kesayangan temani Mba Eno nonton ajaa. Jadi kalau kaget ada yang ditemplokin 🤣 semoga nanti bisa segera menikmati dramanya ya, Mba Eno!

      Delete
  8. Aku berkali-kali lihat drakor ini seliweran di home netflix tapi masih males nontonnya. Soalnya masih milih jadi tim JiPyong. Btw, aku kok jadi tertarik nonton nih,, soalnya ceritanya fantasi dan wardrobe-nya menarik. Aku malah jadi inget It's Ok Not To Be Okay

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kannn, aku juga akhirnya nonton karena direkomendasiin mulu sama Netflix 🙈

      Nah, setelah aku nonton Hotel De Luna, beberapa teman juga merekomendasikan It's Ok Not To Be Okay, katanya setipe dan kemungkinan aku suka juga. Cuma aku belum mulai nonton, mungkin nanti setelah udah benar-benar move on dari Jang Man Wol dan para staff hotelnya 🙈

      Delete
  9. Ini salah satu drakor yg aku susaaaah utk move on hahahahha.. sukaaaaak bangetttt. Dan kayak sedih aja pas deket2 eps terakhir, di mana 1-1 mereka pada ke akhirat :(. Itu sediiiih. Juga pas man wool nganterin cowonya di masa lalu sampe jembatan :(. Ga nyangka kalo si cowo ternyata segitu sayangnya yaaa.

    Tapi pas adegan penutup dan Kim so Hyun dengan karisma yg tiada duanya , masuk ke hotel sebagai owner baruuu, AGHHHHHHHHHH aku beneran berharap ada season 2 hahahahah

    ReplyDelete

Terima kasih sudah mampir dan membaca tulisanku di sini (:

Jangan ragu untuk berkomentar supaya kita bisa saling kenal dan ngobrol bareng, ya. Mohon maaf untuk komentar dengan link hidup dan iklan otomatis akan aku hapus demi kenyamanan bersama.

Jangan lupa checklist 'Notify Me' sebelum publish komentar supaya mendapat notifikasi balasan dari aku yang akan dikirim ke email kalian.

Have a great day!