Diary of The Month: October 2021

Saturday, November 13, 2021


Can't believe my birthday month was gone and now we're in mid-November already! Sstt, tau nggak, sih. Januari 2022 itu tinggal 49 hari lagi lho. Say whaaaaaat 😱

Kalau tahun-tahun sebelumnya aku selalu bikin resolusi, tahun ini aku nggak punya goals apa pun. I just set my expectations super low for this year, karena pikirnya tahun ini bakal "jungkir balik" jadi mama of two. Nggak punya resolusi, bisa sehat lahir batin aja udah sangat bersyukur. 

Beberapa waktu lalu, Mba Eno nge-post reminder soal time capsule yang pernah dikirimkan oleh pembaca Creameno. Ciyus, lupa banget pernah ikutan dan sekarang samar-samar inget nulis apa. Jadi nggak sabar untuk membacanya kembali. Kira-kira aku di 2020 puas nggak, ya, dengan aku di 2021 ini πŸ€ͺ

Anywhooo, sebelum opening-nya makin panjang, mari kita kilas balik bulan Oktober! 

Things I'm Grateful For


  • My 30th birthday was the biggest highlight of this month and I'm so proud of myself! Makasih, ya, aku yang sudah berjuang sampai hari ini. Makasih Tuhan yang udah memampukan aku bertahan sampai hari ini. If it's not Him, I would be all over the place, alias nggak punya tujuan hidup yang jelas, hiks.  So, thank You, God ❤️
  • Seperti yang udah aku cerita sebelumnya, kesempatan mengajar ini menjadi penutup bulan yang manisss. 

Food I've Tried 


Setelah punya langganan kopi enak, aku hampir nggak pernah lagi coba-coba kopi lain yang ada di Bogor. My coffee-cycle itu selalu muter antara Point Coffee dan Kopi Kenangan. Udah itu aja. 

Sampai suatu ketika, aku pergi belanja ke Bogor Junction dan terkejoet melihat Fore Coffee yang baru buka di sana.

Kemudian tersadar. Iya yaaaa. Gue pernah suka Fore sebelumnya, kok bisa lupa! 

Jadiii, Fore Coffee di Bogor Junction ini menjadi satu-satunya cabang yang ada di Bogor. Dua outlet sebelumnya udah tutup. Pantes aja, selama ini ngetik Fore di aplikasi ojol nggak pernah nongol, karena outlet lama tutup, gengs. 

Fore Coffee ini enak lhooo (apa, sih, yang nggak enak buat lo, Jen). Mereka punya satu menu andalan namanya Shake Shake Latte, yang mana (lagi-lagi) aku baru sadar namanya berubah menjadi Double Iced Shaken Latte. Kalau dulu itu, cara minumnya harus di shake-shake. Ada jumlah shakes yang ditentukan gitu lho. Uniknya, jumlah shakes yang kita lakukan itu menentukan kadar manis gula yang ada dalam kopi itu. Sayangnya, sekarang pengalaman shake-shake itu udah nggak ada. But no worry, karena rasanya TETAP ENAK. 

Kalau ada Fore Coffee terdekat dari tempat kalian, cobainn, yaaa. Kata si bayi senja Lia (I micu so, Liii!) varian Aren Latte juga enak. Aku pernah coba tapi sedikit agak manis buatku. So, my favorite still is the shaken latte! 

Btw, kenapa shaken latte nggak bisa di-upsize? ):

Movies/Videos I've Watched 


Semua film dan serial di bawah ini bisa ditonton di Netflix, ya! 

Laundry Show 
Sebuah film Indonesia bergenre drama komedi yang dibintangi oleh Boy William dan Gisella Anastasia. Premisnya sangat sederhana. Seorang pemuda yang capek menjadi "pegawai baik" tapi nggak pernah dikasih naik jabatan oleh si bos, memutuskan untuk menjalankan usaha laundry. Di saat bisnis berjalan lancar, tiba-tiba seseorang yang pernah dia kenal membuka usaha yang sama di seberang tokonya. Apesnya, si toko saingan ini punya marketing plan yang jauh lebih keren, sehingga menarik satu per satu pelanggan di tokonya sendiri. 

Filmnya agak-agak mellow tapi juga lucu bikin ketawa. Aktingnya Boy William sebagai anak baik yang sayang sama ibu dapet banget. Kalau kalian suka drama komedi yang bertemakan keluarga ala Ernest Prakasa, mungkin kalian akan suka juga dengan Laundry Show

Btw, ini bukan filmnya Ernest, ya! (walau vibe dan aktornya sering nongol di film doi, hahahaha)

Start-Up 
Woww, nontonnya telat setahun banget. Tapi nggak nyesel, karena ternyata memang bagus, yak! 😭

Nggak perlu kutulis sinopsisnya lagi kali, yaaa. Secara aku yakin banget sebagian besar dari kalian udah nonton semua. Entah kenapa serial ini memberikan energi dan api semangat yang berkobar-kobar. Kayak ikut menggebu-gebu gitu lho ngikut perjalanan Dal Mi, Do San dan kedua sahabatnya. Mereka nangis, aku nangis. Mereka seneng, aku seneng. Mereka marah, aku juga ikutan emosi. What a drama. Bagus banget, sih! 

In case you want to know, apakah aku #TimDosan atau #TimJiPyeong... sejujurnya nggak bisa milih, huhuhuhu. Awalnya aku tim Anak Baik banget, fix. Mana tahan sama laki yang sayang nenek, walau galaknya nggak ketolongan, hahahaha. Ada satu scene di mana Han Ji Pyeong nutupin kepalanya Dal Mi pas masuk mobil biar nggak kejedut. Small (gentle romantic) act, tapi berhasil bikin aku termehek-mehek nontonnya (sayang nggak nemu gifnya di Giphy. Kalian yang udah nonton notice adegan ini nggak, sih?). Tapi lihat kerja keras dan optimismenya Do San, bikin hati lembekku terenyuh sekali. Belum lagi anaknya bucin banget. Yalawd. Udahlah, kelar. 

Uwuuuu, manis amat, sih, kalian. 

Yang ini juga, bungkus! 

Apakah habis ini aku harus mulai nonton Hometown Cha3x

Go Back Couple 
This one is definitely a rewatch for me. Seneng banget begitu tahu ada di Netflix, langsung nonton ulang, deh. Salah satu serial drama yang menurutku menyajikan konflik yang sangat real. Di samping premis ceritanya sendiri, sih, ini ada fantasinya, ya. Soalnya ceritanya tokoh utama time travel gitu. 

Btw, aku pernah cerita soal drama ini di blog. Yang mau baca silakan mampir, spoiler alert, ya! 


Emily in Paris 
Ini juga baru nonton karena saat rilis hype banget di mana-mana. Seperti biasa, kan, ya. Eike anaknya agak mager kalau nonton serial yang hits, on-going pulak. Tapi akhirnya berhasil nonton ini hanya dalam dua hari, karena memang serialnya ringan banget nget nget. 

Banyak yang bilang Emily ini orangnya kelewat beruntung. Kalau menurutku, sih, she happened to have many connections aja yang bisa dia andalkan untuk memecahkan masalah, hahahaha.

Terus, aku baru sadar dong kalau produser serial ini sama dengan serial/film chic lit favoritku, Sex and The City. Oh pantes, vibes-nya Emily ini tuh Carrie Bradshaw banget. Dan banyak yang membanding-bandingkan serial ini dengan SATC, meski sejujurnya jauh berbeda. Bajunya juga cakep-cakep, meski menurutku agak mencolok untuk dipakai kerja. Bahkan temannya Emily yang bekerja sebagai nanny di Paris pun glamor sekali pakaiannya. But again, who am I to judge. Selera baju aja yang penting nyaman mau sok komplen, huahahaha. 

Oh ya, abis nonton ini bawaannya pengen ngomong croffle (krofel) jadi (kruhhh fl) terus disengaja agak bindeng biar ala-ala Parisian 🀣🀣🀣

Books I've Read 


Selain novel Semangat, Tante Sasa!, aku juga berhasil menyelesaikan novel Almond yang harusnya selesai di bulan September. 

Ceritanya, seorang teman ARMY ngajakin aku baca Almond dalam rangka ulang tahunnya Namjoon BTS. Kebetulan novel ini memang pernah dibaca doi dan Suga di acara In The Soop season pertama. Sebagai pencinta buku dan Namjoon garis keras, tentu lah aku harus baca apa yang biasku baca LOL.

Duh, oppa-oppa ganteng makin cerah rasanya kalau lagi baca buku gini 😌
(kata Mba Eno yang ganteng dipanggil oppa aja, fix!)

Almond mengisahkan seorang anak laki-laki yang punya kondisi kelainan pada otak dan menyebabkan dia nggak bisa merasakan emosi. Dia nggak bisa merasakan yang namanya sedih, senang, kuatir, takut, marah. Pokoknya situasi apa pun ekspresinya datar aja. 

Suatu hari, si anak ini mengalami kejadian tragis yang kemudian mempertemukan dia dengan seseorang. Di sini lah perjalanan dia "mengenal" macam-macam emosi dimulai. 

Menurutku, cerita novel ini cukup unik. Kayak apa, sih, anak yang nggak punya emosi, bagaimana dia merespon setiap kejadian dalam hidup dia. Apalagi makin dewasa, kondisi kehidupan akan semakin rumit dan membutuhkan reaksi emosi dari dalam diri. 

Begitu tau penulisnya adalah seorang ibu dan inspirasi cerita ini datang dari pengalamannya sendiri, aku pun mendadak mellow. Terus mikir, "Iya, ya. Anak kecil itu memang harus kenal dengan berbagai macam emosi." Dia harus tau yang namanya sedih saat mainan kesayangannya rusak. Merasakan sakit ketika jatuh main bola. Bahkan mungkin perasaan malu saat ditegur guru karena nggak fokus menyimak pelajaran. Anak-anak harus mengenal setiap emosi tersebut, agak tumbuh menjadi seseorang yang berempati (wawww, deep. Hujan selalu bikin merenung, yak). 

Novel ini fast pace banget, tau-tau selesai aja. Bisa dibaca di Gramedia Digital dengan full premium akses, yaa. Beli buku fisiknya juga bisa kok di Gramedia official store di Tokopedia

✨✨✨

So, that's a wrap from my October diary! 

Seperti biasa, teman-teman yang punya cerita, rekomendasi buku/film/kuliner apa pun itu, bisa sharing di kolom komentar, ya. 

Have a great weekend!

21 comments:

  1. Lumayan mbak Jane kegiatannya ya.

    Selain Emily in Paris ada satu lagi film Prancis yang bisa bikin ngikik. Judulnya "Stuck Together" reviewnya bisa dibaca di blog saya (ealah promosi).🀣

    Pengen bahas juga Emily in Paris tapi apa nunggu season 2 selesai ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, Mba Phebie! Kayaknya ini pertama kali kita "bertemu" ya 😊

      Barusan mampir sebentar ke blognya Mba Phebie, ternyata Mba pernah (atau masih?) tinggal di Paris, ya. Waaah, pasti seru nih kalau denger dari sudut pandang Mba. Soalnya aku baca dari berbagai review di Quora, banyak yang bilang stereotype Parisian di Emily in Paris ini terlalu lebay, meski ada yang benar. Jadi penasaran menurut Mba Phebie sendiri gimana. Ayooo, bahas, Mba! Season 2 masih belum mulai, kelamaan nanti πŸ˜‚

      Btw, nanti aku baca review Stuck Together-nya!

      Maacih udah mampir, ya, Mba ❤️

      Delete
    2. Hah...komenku udah masuk belom ya tadi sambungan keputus LOL.

      Tadi aku kirim komentar, cover buku Almond versi korea gemas sekali kak, kayak hardcover ya ituu? Terus aku juga tempo hari liat desain buku Malice nya Keigo versi korea cantik gitu kak ><

      Aku lagi baca The Borrowed nih kak... bingung harus berkata apalagi, karena emang ternyata Chanhokei keren bener wkwkk.

      Delete
    3. Rekaaa, yang masuk komentar ini ajaah πŸ˜†

      Iyah bagus yaaaa. Item terus ada bayangan si Yunjae-nya gituuu. Hardcover kalau masuk Indonesia pasti mahal bener dah. Tapi ilustrasi buku terjemahan sekarang bagus juga, ya.

      Whoaaaa aku baca komentar kamu di Igstory, kalau kamu sampai speechless gini berarti memang layak baca, wkwkwk *brb perpanjang Gramedia Digital dulu*

      Delete
  2. Sama nih, saya juga nggak sabar kirim time capsule-nya ke mba Jane, semoga harapan tahun lalu dapat terkabul semua ya, mba πŸ˜† By the way, penasaran kapan Fore Coffee akan buka di Bali, selama ini cuma dengar Lia terus mba Jane cerita, jadi semakin ingin coba 😍

    Finally mba Jane lihat Start Up, ayoooo sini merapat sama saya saja jadi tim Nam Do San. Wk. Kebetulan pecinta cowok-cowok bucin macam dia πŸ˜‚ Kira-kira RM tipe bucin juga nggak yah nanti kalau sudah punya pasangan? 😝

    Terus saya jadi ingat, waktu lihat Go Back Couple sama si kesayangan, pas episode terakhir, dianya sedih dooong matanya berkaca-kaca. Karena Jang Nara actress fave dia, jadi terlalu investasi perasaan hahahahahaha 🀣 Antara KZL tapi kasihan.

    Semoga after In the Soop 2, ada list buku-buku yang dibaca RM dan masuk terjemahan Indonesia. Saya lihat-lihat, dia sudah baca beberapa judul buku dari 5 episode, rajin anaknya πŸ™ˆ Wk. Eniho, happy Sunday, mba Jane and keluarga 😍🧑

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaaaay! Ditunggu time capsule-nya tiba di rumah dengan selamat πŸ˜†

      Iya ya, Fore Coffee sampai sekarang belum buka cabang di Bali, bahkan Kopi Kenangan yang menjamur di mana-mana aja belum sampai sana. Semoga mereka cepat buka cabang di Bali jadi Mba Eno bisa coba! :D

      Huahahahaha Mba Eno tim Nam Do San, ya! πŸ˜† Gemesh banget sama Do San tuh di drama ini, anaknya bucin sekaliii uwuuuu. Nah, bisa jadi RM bakal jadi pacar yang bucin deh, Mba. Soalnya dia pernah cerita di sebuah show, waktu pacaran zaman SMA dia nggak suka kalau pacarnya deket sama teman lawan jenis, gampang jealous rupanya, wkwkwk 🀣

      Akting Jang Nara memang nggak diragukan lagi, ya, Mbaa. Nggak heran si kesayangan pun bisa ikutan mewek nontonnya. Aku malah salfok dengan kecantikan doi, menjelang usia 40 aja masih cocok berperan sebagai anak kuliahan, OMG 😱

      Waaaah, glad to hear! πŸ˜† Aku juga senang sekali banyak fans yang jadi suka baca gara-gara BTS. And honestly, bacaan mereka itu rata-rata sangat menarik, senang rasanya bisa "berkenalan" dengan karya penulis Korea berkat mereka, hihi.

      Thank youuu! Happy Sunday too for you, Mba Eno! πŸ˜‰πŸ₯°

      Delete
  3. aku nggak tamat nonton start up, mau aku lanjutin tapi kok godaan drama yang lain juga banyak
    hometown cha3x juga belom nonton, astagahh kenapa banyak listnya hahaha
    samaan kayak aku mbak, aku nonton emily in paris cuman beberapa hari, kalau saking penasaran sama film atau serial, aku bisa terus-terusan lanjut, tapi kadang kalau lagi males ya lama banget selesainya

    hahaha aku setuju, kalau yang ganteng dipanggil oppa, masalahnya mataku melihat semua cowok korea kok ya ganteng semua wkwkwk, udah gitu ngga hapal nama-nama artis korea, lahh wajahnya kok berasa kembar gitu. kalau BTS awalnya juga ga paham ini siapa-siapa, sekarang dikit dikit jadi tau

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa nggak dilanjutkan, Mba Ainunnn? Kemarin itu setelah nonton satu episode, langsungggg tancap gas, nggak bisa berhenti saking serunya πŸ˜† Tapi ya itu, ngumpulin niatnya setahun banget sampai benar-benar nonton wkwkwk Ayo, Mbaaa selesaikan dulu Start-Up nya, nanti kita bisa fangirling bareng 😝

      Hauhahaha tau nggak, Mba. Makin ke sini aku lihat idol Korea juga gitu, kok mukanya jadi "seragam", bingung banget ngebedainnya πŸ˜‚ Tapi kalau member BTS alhamdulilah bisa langsung dihapalin mukanya satu per satu HOHOHO

      Delete
    2. hahahaha BTS langsung hapal ya mbak Jane
      ngomongin BTS, kemarin habis konser di LA, apa kabar mereka yak hehehe

      bener banget tuh mbak, ngumpulin niat mau maraton nonton drama aja bisa lama,,tapi kalau udah nonton dan seru,bisa ga berhenti

      Delete
  4. Mba Janeee aku belom siap meninggalkan 2021 😭 Tapi sebenernya udah lelah juga dengan situasi yang kayak gini πŸ˜” dan sama kayak Mba Jane, aku gak ngasih ekspektasi apapun di tahun ini, cuma berharap tetep sehat dan semua pandemi ini segera berakhir.

    Btw, baru tauuu Mba Eno ngepost tentang time capsule itu. Jadi penasaran aku nulis apaan ya dulu hahaha soalnya aku inget sih ikutan buat nulis juga di blog Mba Eno waktu itu.

    Mba Jane, karena Mba suka ngomongin kopi di blog jadi aku sering banget cek blog Mba Jane buat nyari rekomendasi kopi hahaha udah ada belom sih Mba posting dedikasi untuk rekomendasi kopi? Hahaha aku kayaknya butuh karena aku juga banget cicip-cicip kopi πŸ˜†

    Aku juga suka banget sama drama Go Back Couple Mba! itu drama heart warming dan bikin sedih juga. Apalagi pas inget tentang anak mereka itu, aduh rasanya nyess banget tapi inget kehidupan istrinya juga yang gak bahagia jadi kepikiran banget. Ini rekomendasi banget sih emang dramanya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Tikaaa, puk puk puk *hugssss* tahun 2021 memang berjalan cepat banget yaa, kayak wussssssh, tau-tau udah mau liburan tahun baru lagi. Semoga Mba Tika bisa menyelesaikan apa yang perlu diselesaikan sebelum tutup tahun ini, ya. Semangatttt πŸ˜‰πŸ€—

      Wah, iya juga! Kenapa aku malah nggak kepikiran bikin topik khusus kopi, wkwkwk. Thanks for the idea, Mba! Aku malah terharu Mba Tika jadi suka ke sini untuk cari rekomendasi kopi πŸ˜† Sejauh ini, udah pernah coba kopi apa Mba? :D

      Tosss! Satu-satunya drama yang sangat ngena di hati karena masalah hidupnya real banget, ya, Mba T_T wajib tonton sih ini πŸ‘πŸΌ

      Delete
  5. HI CICI JANE! AI MISS YOU TOO ❤️❤️❤️
    AKHIRNYA BISA ONLINE BLOG LAGI!~ SO EXCITED UNTUK KEMBALI MERUSUH HUAHAHAHA.

    Anyway, kayaknya aku lupa bilang ke Cici kalau pesan Aren Lattenya yang less sugar 🀣 sebab waktu aku coba itu aku pesannya yang less sugar πŸ˜‚. Maafkan aku yang merekomendasikannya kurang detil #plakk
    Dan aku masih belum kesampaian dong cobain shaken lattenya karena belum nemu Fore lagi padahal udah ngiler ngiler pengin coba nih 🀣😭 semoga soon bisa cobain!

    AND, YES PLEASE NONTON HOMETOWN CHA3 KARENA ITU GEMES BANGETTT!! πŸ₯Ί❤️. Kim Seon Ho manis kuadrat di Homecha, bikin mesem-mesem sendiri pokoknya 🀣. Aku juga soon mau nonton Start-Up nih! Wish me luck πŸ™ˆ✌🏻

    Last, jadi berapa rating Almond menurut Cici? πŸ‘€πŸ™ˆ. Aku belum baca karena aku pikir alurnya lambat, tapi ternyata cepat ya? Aku udah jiper duluan soalnya wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. WHOAA LIA YOU'RE HEREEEE *pelukkkk sampai penyet* kerasa dipanggil yak gara-gara bahas kopi HAHAHAHA

      Tak apa-apa, Liii. Aku juga lupa minta less sweet padahal biasa pesen kopi pasti minta less sugar πŸ˜‚ terus si shaken latte ternyata udah nggak bisa shake-shake sendiri, Liii. Pantesan namanya ganti. Tapi rasanya tetep enakkkk, pokoknya kamu harus segera coba, ya!

      Huahahaha mumpung udah tamat aku bakal nonton dalam waktu dekat. Ngumpulin niatnya dulu nih 🀣 ayokkkk gantian tontonan ya kita, biar bisa bahas bareng, ihiyy!

      Hmmm, I give 4/5 deh, soalnya ceritanya cukup unik dan menggugah hati di tengah sampai akhir cerita. Fast pace banget, nggak berasa tau-tau selesai, Lii. Bahkan aku ngerasanya bisa digali lagi deh, entah kenapa penulisnya cepet banget namatinnya πŸ˜‚

      Delete
  6. Nanti time capsule-nya bakal direview nggak Ci Jane? *kepo karena nggak ikutan* :p

    Hmmm aku penasaran nih sama ceritanya Almond. Ternyata RM juga baca fiksi juga. >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum tau nihhh, aku aja masih penasaran aku nulis apa soalnya lupa-lupa inget 😝

      Yesss, dia baca banyak novel fiksi. Genre-nya beragam pulak XD

      Delete
  7. Ini Fore Coffee kapan ya buka Branch dimari.. wkwk 🀣🀣
    Aku pernah tau icipp yg Aren Lattenya.. dan yess Enakk Beud.. Pandan Lattenya juga 🀀 tuh kan jadi ngiler lagi... masa aku harus improve bikin Goodday terus dikasih Pandan Essence.. wkwkw 🀣🀣🀣

    Ahhhh iya aku nggk sabar mau terima Time Capsule meskipun aku nggk yakin ikutan atau nggak.. wkkw πŸ€£πŸ˜‚lupaa gehhh.. aku nulis apaan. Nggak kerasa ya.. udah setaaonnn aja.

    Oya, Mba Jane udah nonton LoveHard.. haha. Kalau belum tonton geh mba.. buagusss πŸ˜†

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belom ada yaa di daerah sana? Hauhahaha. Wah, Pandan Latte malah belum coba, tapi kalau lihat foto sih warna kopinya menarik 😍 HAHAHA boleh juga tuh resepnya, siapa tau enak!

      Iya ihh, setahun kok cepet banget, ya, berlalunya. Bingung harus merespon apa, tapi yang pasti nggak sabar juga untuk ganti tahun. Semoga kita bisa mengakhiri 2021 lebih strong dan pastinya tetap hopeful!

      Lahh, Mas Bayu kok tau aku lagi mau nonton itu? πŸ˜†

      Delete
  8. Aku Sabtu kemarin baru jajan Fore lagiii, favoritku masih yang Iced Coffee Pandan niih, ga tau kenapa suka bangeet πŸ˜‚ Tapi jangan harap kalau order online bakal dateng seperti kayak di gambar (yang ada sirup pandannya di bawah) karena pasti udah nyampur semua wkwkwk. Bogor Junction tuh yang di sebelah mana sih Jane, jaga-jaga nanti kalau di Bogor pengin jajan Fore πŸ˜‚

    Aku pas baca kruhhh fl ikutan dipraktekin dong wkwkwk... Bahasa Perancis itu memang apa yaah kedengerannya aja kayak cantik elegan gitu yaah, tapi susah banget diikutinnya wkwkwk. Aku jadi inget pernah nonton serial Perancis yang judulnya Perfume (adaptasi modern dari novel Perfume) tapi belum selesai karena ceritanya cukup berat πŸ˜‚ Kalau lagi nyari tontonan tema misteri boleh tuh Jane dicobain, aku mau lanjutin juga hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah, ada yang samaan kayak Mas Bayu nih suka Iced Coffee Pandan-nya Fore :D aku justru belum pernah delivery online nih, soalnya Fore Bogor Junction agak jauh dari tempatku. Di Jalan Sudirman sebelahan sama Bogor Permai, Eyaa. Pernah pergi nggak? :D

      Huahahaha berasa elegan gitu, ya? XD Waitt, Perfume aku pernah baca novelnya, tentang physcopath yang terobsesi dengan wangi wanita terus dibuat parfum itu bukan, ya? Ada adaptasi modern-nya lagi ya? Pas baca novelnya cukup traumatis, jadi agak-agak skeri kalau nonton filmnya 🀣

      Delete
  9. Fore coffee aku blm coba niiih. Coba ah ntr cari juga. Kalo point' rasanya suka beda2 deh Jane. Aku biasa dulu beli di WTC building, pas masih ngantor di sana. Itu enaaaak. Eh kemarin pas ke solo, mampir di rest area manaaa gitu, ada point' coffee, tapi kecewa, pertama ga panas, kedua maniiis bangetttt wjwkwkwkwk. Perlu di getok owner franchise yg di sana :p.

    Start up it aku sempet galau mau nonton ATO ga. Kalo aktor2nya mah aku suka, tapi aku ga suka Ama si cewenyaaa hahahahaha. Ga tau kenapa..awalnya pas nonton vagabond, kan si Suzy itu main juga Yaa, aku cuma EPs 1 doang, trus males nonton lagi hahahahah makanya start up ini blm aku masukin ke list pas tau yg main Suzy juga 😁. Udahlaaah, baca review aja kalo itu hihihi..

    Tapi laundry show ntr aku mau nonton ah. Dalam listku, lagi pengen nonton film studio Ghibli yg baru, bareng anak2. Kayaknya menarik sih.

    Aku langsung buka Gramedia official store di Tokped, ga bisa tahan kalo liat bulu2 dengan review bagus 🀣.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betulll, Mba Fanny. Ada store yang bikin kopinya lebih manis, keenceran, atau es batunya kebanyakan 🀣 Sebelumnya gerai Point Coffee yang sering aku minum di sini itu agak jauh dari rumah, ehhh ternyata ada yang buka baru deket banget sama rumah, jadi bisa dibeli lewat ojol, untungnya tiap kali beli di sana selalu enak kopinya 😁

      Aktingnya kurang memuaskan ya? Hohoho. Jujur aku nonton karena pengen lihat Nam Joo Hyuk juga, tuh yang jadi Do San πŸ™ˆ gemesh banget sama karakter doi di StartUp, wkwkwk. Laundry Show mungkin Mba Fanny bakal suka :D Studio Ghibli aku malah belum nonton lagi nih, padahal judulnya lumayan banyak ya di Netflix.

      Cussss, dibeli dibeli! Sama racunnya Reka yang The Borrowed by Chan Ho Kei jangan lupa, Mba! Plus, yang judulnya Second Sister itu mindblowing juga 😭

      Delete