Worthy Monday #15: Never Stop Learning

Monday, January 25, 2021


Mendadak teringat dua mommy blogger yang selalu menemani hari-hariku dulu waktu masih beradaptasi menjadi ibu baru. Ada Grace Melia (Ci Gesi) dan Annisast (Kak Icha). Duo ini ketjeh banget deh di masanya, and still is. Aku mengagumi mereka berdua karena selain mengurus anak, keduanya juga masih aktif menulis blog. Kayaknya kesibukan mereka nggak pernah jadi alasan untuk nggak melahirkan tulisan yang menarik. 

Fast forward today, keduanya nggak hanya dikenal sebagai mommy blogger lagi. Ci Gesi sekarang sibuk dengan karirnya menjadi play therapy practioner setelah lulus kuliah beberapa tahun lalu. Sedangkan Kak Icha selain masih sibuk menjabat sebagai senior editor di Mommies Daily, sekarang juga aktif sebagai certified financial planner yang suka membagikan tips keuangan di Instagram. Dalam kurun kurang dari lima tahun ini, mereka berhasil menemukan skill baru dan menjadi ahli di bidang masing-masing. 

Mau nggak mau aku membatin. Wah, mereka keren banget! Masih memiliki niat belajar yang tinggi untuk mempelajari sesuatu yang benar-benar baru. Dan bukan sekedar ambil sertifikasi, mereka malah menekuni karir baru tersebut dan menolong banyak orang. 

Baru aja semalam aku nemu tulisan lama Kak Icha di blog tentang mencari skill baru. Berikut potongan paragrafnya: 

"Jadi ibu rumah tangga juga bukan alasan jadi nggak update sama dunia. Di rumah kan bisa juga belajar banyak hal. Yang jelas kalau suami kariernya di kantor naik terus, ya istri juga di rumah harus naik kelas terus dong. Kursus masak, bikin kue, jahit, atau belajar olah raga baru. Yang penting bisa terus berproses sama-sama. Masa anak dicari dan digali bakatnya tapi ibunya nggak tau punya bakat apa hahaha. Nanti ada timpang juga sama anak loh karena anak belajar terus sementara kitanya nggak. :)"

 

Setelah baca paragraf di atas, rasanya kesentil banget nggak, sih? 

Aku sama sekali nggak berpikiran lho, soal berproses sama-sama dengan pasangan dalam hal mencari skill baru. Lah iya, kok nggak kepikiran sampai ke sana, yaa. 

Dua tahun belakangan ini tuh suami berhasil mencapai level yang baru dalam karirnya. Sementara gue udah ngapain aja, ya, selama di rumah ini. Oh ternyata lumayan ada kemajuan kok *bernafas lega* πŸ˜‚ 

Tahun 2018-2020 awal sebelum pandemi, aku aktif mengajar les Mandarin. Terus, dalam hal blogging juga banyak kemajuan (ini menurutku pribadi, sih, yaa hahahaha). Aku konsisten menulis 1-2 artikel per minggu, bahkan resolusi blogging 2020 kemarin hampir semua tercapai

Kalau soal masak-masak, thanks to coronce membuatku lebih banyak turun ke dapur 😝 Jadi suka iseng pengen bikin ini dan itu. Pengen makan risoles Mama tapi nggak bisa ke Bali, akhirnya coba-coba bikin sendiri dan berhasil... walau CAPEK YAA, BUND BIKIN KULIT RISOLES 🀣 Dan baru aja beberapa hari lalu akhirnya kesampaian bikin sempol ayam buat Josh. Alhamdulilah anaknya suka huahahaha. 

Nda cantik-cantik amat tapi enak kok 😁

Aku percaya tiap ibu rumah tangga pasti punya cara sendiri-sendiri untuk terus belajar sesuatu. Aku teringat dengan Mba Ayu yang pernah bercerita peralihannya dari working mom menjadi stay at home mom pun nggak membuatnya 'malas' untuk mengasah skill. Mba Ayu tetap menekuni passion-nya sebagai MUA, bahkan tetap bisa membantu sang suami untuk membangun usaha baru di tengah pandemi *mantul kamu, Mbaa!*

Selain hal-hal yang kusebutkan di atas, sebetulnya ada hal yang bisa dibilang agak baru yang aku jalani sejak pandemi ini. Apalagi kalau bukan belajar melalui kelas daring, alias mengikuti webinar! 

Kayaknya hal lumrah yaa mendengar webinar menjamur di mana-mana sejak pandemi ini. Ini salah satu blessing in disguise di tengah pandemi yang paling dirasakan. Inget nggak, 2019 aku pernah cerita gimana hepinya bisa mengikuti workshop Kak Alodita di Tangerang? Itu pertama kalinya aku bisa ikutan kelas setelah punya anak and I was over the moon! Se-excited itu karena hausss ingin belajar lagi. 

Makanya di tengah pandemi ini pun aku nggak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk belajar sebanyak mungkin. Mumpung dari rumah aja, yes? Meski harus pinter milih-milih kelas mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan minat, karena webinar gratis maupun berbayar tuh bertebaran sekali. 

Selama bulan Januari ini pun aku udah mengikuti tiga webinar, dua diantaranya berbayar karena merupakan rangkaian dari festival literasi daring Ruang Tengah yang diadakan penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU) melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting. Festival ini menghadirkan 28 narasumber yang mayoritas adalah penulis, penyair dan juga chef. Festival daring ini diadakan selama seminggu penuh, di mana para pembaca bisa berinteraksi langsung dengan narasumber. Seru banget, kan?

Sebetulnya aku agak telat mengetahui informasi ini. Kalau nggak sahabatku memberitahu bahwa Jessica Jung, penulis novel Shine, akan menjadi salah satu narasumber. dari situlah aku baru tahu adanya acara ini. My inner Sone was like, "Ikuttt, Jane! Kapan lagi tatap muka virtual dengan seorang Jessica Jung??". Namun, di sisi lain aku mencoba untuk berpikir rasional, "Ini harga satu kelas dengan durasi satu jam 100k. Kelas Jessica sendiri harganya lebih mahal, sementara ada kelas lainnya yang jauhhhh lebih menarik ketimbang ikut kelas doi yang hanya memuaskan hasrat fangirling." 

Di saat yang bersamaan, aku melihat nama Ika Natassa dan Jeong Moon Jeong (penulis buku Tak Mungkin Membuat Semua Orang Senang yang mana menjadi buku terfavorit tahun 2020 versi Jane From The Blog). Nggak mikir dua kali, aku pun langsung membayar tiket untuk kedua kelas tersebut. 

Maaf, Jessica. Mungkin kita belum berjodoh 😝

Untuk kelas Ika Natassa, kapan-kapan aku bahas di postingan terpisah aja, yaa. Semoga aja ada, semogaaaa. 

Gimana rasanya mengikuti kelas Jeong Moon Jeong? 

SERUUUU 😭

Rasanya starstruck gitu lhoo bisa ketemu virtual dengan penulis yang bukunya kuidolakan sepanjang tahun kemarin. Apalagi aku mendapat kesempatan untuk bertanya langsung dengan beliau, yang tentunya pertanyaanku diterjemahkan ke dalam bahasa Korea. Tapi lumayan aku bisa berkesempatan menyapa "annyeonghaseyo" dan mengucapkan "kamsahamida" di saat beliau selesai menjawab pertanyaanku. Udah sih, gitu aja senang banget πŸ™ˆ

Kaget banget waktu di-chat tim GPU kalau aku dipilih menjadi salah satu yang beruntung bertanya langsung pada Ms. Jeong. Tau gitu pakai baju bagusan πŸ™ˆ mana nervous bangettt mendadak harus ngomong di depan kamera bahahaha 

Belajar apa aja, sih, di sesi ini? Sesuai judul tema, kami ngobrol bareng tentang gimana, sih, mengutarakan rasa nggak nyaman atau sekedar say no kepada orang lain. Sebagai sesama yang berasal dari budaya timur, tentunya ada persamaan yang dialami orang Korea maupun Indonesia dalam hal ini. Seru dehhh, bisa mendapat perspektif dari orang Korea langsung mengenai hal ini. Kapan-kapan kubahas terpisah aja kali, yaa, biar tulisan ini nggak kepanjangan 😁

Oh ya, Ms. Jeong juga memberikan spoiler kalau buku terbaru beliau akan segera terbit dalam waktu dekat. Can't wait! 

***
Intinya, teruntuk kalian para mamah-mamah tercinta, jika dirasa hidup mulai gini-gini aja mungkin saatnya untuk mulai belajar lagi. Nggak harus sesuatu yang baru kok. Mungkin ada skill yang sebelumnya pernah ada tapi belum diteruskan lagi karena kesibukan. Atau bisa juga ikut-ikut kelas online seperti yang kulakukan ini. Selain menambah insight, tentunya juga menambah value bagi diri sendiri. Jangan mau kalah sama anak yang masih harus berjuang sekolah online dari rumah, bund! πŸ˜†

Ngomong-ngomong soal meningkatkan skill, salah satu sahabat blogger kesayangan, Mba Eno, sedang mengadakan CR challenge. Ini nggak janjian, suer. Waktu aku nulis ini, ternyata Mba Eno mengumumkan challenge dengan tema serupa di blognya πŸ˜‚ Nah, saatnya manteman menelusuri minat atau skill apa, sih, yang ingin dikuasai tapi belum mulai-mulai? Mungkin dengan mengikuti challenge ini bisa menjadi alasan untuk memulainya SEKARANG juga :D 

Semoga kita semua tetap semangat untuk belajar, yaaa. Happy Monday folks! 

28 comments:

  1. Walaupun bukan ibu rumah tangga kayak Jane, aku pernah ada di posisi yang berpikir, nggak perlu upgrage skill. Lepas kuliah langsung kerja, punya duit sendiri, dan naifnya mindset ini membuatku terjebak dalam pola fix mindset.

    Jadi terhitung 3 tahun setelah lulus, aku nggak punya skill baru. Awalnya nyaman, tapi lama-lama hampa. Kayak ada yang kurang gitu. Sampai akhirnya tahun 2018 akhir untuk pertama kalinya aku berusaha untuk open. Aku ikut kelas Bahasa Inggris online. Kenapa Bahasa Inggris? Soalnya aku suka dan nyesel selama 4 tahun kuliah nggak pernah latihan, dan akhirnya mereka ilang kek perasaan ke mantan.

    Dan dari situ, fix mindset ku mulai berubah. Sampai sekarang masih belajar buat bisa berpikir dengan growth mindset, biar nggak di sini aja. Dan di awal tahun ini seperti yang sudah aku posting, pingin punya habit baca yang baik, sama latihan speaking lagi dengan bikin konten di IGTV sama si hyung.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pittt, ini aku bocorin salah satu keinginan yang ada di daftar 30 before 30 aku, yaa. Aku ingin kembali meng-upgrade skill bahasa Mandarinku. Sama kayak kamu, aku merasa setelah menikah kok kayaknya kemampuan Mandarinku begitu-begitu aja. Walau aku masih aktif komunikasi dengan Mama, tetep aja rasanya mulai kagok menyampaikan sesuatu dalam bahasa tersebut. Makanya aku memutuskan untuk ngajar les, setidaknya dengan mengajar aku juga sambil belajar lagi. Ehhh datanglah si pandemi dan aku pun cuti ngajar. Sampai akhirnya beberapa waktu lalu aku mikir, "Parah sih ini kok kayaknya jadi nggak maju-maju." Akhirnya kuputuskan untuk belajar otodidak melalui Youtube dan baca buku Mandarin lagi πŸ˜‚ Otak itu kalau nggak "diisi" berasa tumpul banget, yaa huhuhu mudah-mudahan aku bisa ketularan semangat kamu juga, Pit, soal memperdalam bahasa asing ini. Semangat untuk kita ya! ❤

      Delete
  2. CIIII TULIS SEMUANYA CIII YANG HABIS WEBINAR!!! T_____T

    ReplyDelete
    Replies
    1. AHAHAHAHA ketebak banget deh ini si Endah pasti komen begini 🀣 sabar yaaaa, mengumpulkan bahan dan niat dulu 😜

      Delete
  3. Huhuhu mbak, ini kena banget dengan situasiku sekarang. Sama nih, aku juga pengen belajar lagi. Meskipun aku bekerja, dan mungkin suka dikira "ada karir yang dikejar", tapi kemarin-kemarin ini berasa banget kayak sumuk, pengen hal yang baru (yang nggak berbentuk liburan atau main). Randomly pengen S2 aja gitu, tapi males mikirin judul tesis hahaha.

    Kalau pindah kerja sih memang nggak kebayang, karena saya cenderung pengen membangun entrepreneurship atau apalah gitu (tapi belum). Yang saya pengen adalah belajar lagi, menyerap ilmu baru. Kangen gitu berada di kelas dan berdiskusi purely karena belajar, bukan karena lagi nyari uang :D

    suami juga kayaknya merasakan hal yang sama. kalau saya udah niat mau ambil kelas-kelas online gratisan gitu, tapi suami sepertinya cenderung nyari kerjaan baru. Apa pun itu, semoga di akhir tahun nanti kita bisa review ada hal yang kita pelajari ya mbak.

    Walaupun nggak berjodoh dengan princess jessica, turut senang dengan kesempatan di kelas onlinenya! dan ditunggu juga review isi kelasnyaaa πŸ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbaaa, pelukan dulu yuk kita!

      Ternyata memang kegalauan ini nggak dirasakan aku aja, yaa. Bahkan Mba Mega yang masih berkarir pun ada rasa "lapar" untuk belajar lagi. Nggak disangka banget sih di usia sekarang malah kangen belajar, dulu waktu kuliah pengennya cepet-cepet lulus 🀣 dan betul, murni pengen belajar aja sih, nggak ada niatan cari duit samsek.

      Mba Mega pernah coba ngulik Skill Academy punyanya Ruang Guru nggak? Berbayar sih, tapi kelasnya menarik gitu lho. Banyak bidang yang bisa diikuti. Aku pernah ikut sekali untuk kelas creative writing, lumayan lah bisa dapat bekal dari ahlinya hihi

      Aminnnn! Semoga tahun ini kita bisa mengisi diri dengan sesuatu yang baru ya. Semangat untuk Mba Mega dan suami :D

      Wkwkwkwk tau nggak sih, waktu pihak penyelenggara nge-repost IGS peserta sesinya Jessica Jung, diam-diam aku mupeng juga 🀣

      Delete
    2. Iya ya padahal pas kuliah malah pengen cepet-cepet lulus dan ngerasa kuliah lama-lama nggak berguna. Sekarang malah pengen kuliah lagi. halah, gimana sih manusia tuh...

      Hmm, kalau skill academy aku belum coba mbak, aku cobanya ke Coursera (waktu itu sempat ngasih banyak gratisan). Nah, kebetulan kantor memfasilitasi LInkedIn Learning premium, jadi itu yang cenderung saya utilisasi. Mumpung gratis padahal berbayar he he he (((pemanfaatan fasilitas kantor)))

      Justru Skill Academy ini aku baru tahu, dan jadi tertarik. Soalnya kelas onlen english edition kan emang punya keterbatasan, yaitu kemampuan inggris saya yang ngepas HAHAHAHA. Makasih infonya ya mbak, definitely will check them out!

      Delete
  4. Wah... mba Jane awal tahun sudah lucky ajaa XD

    Kayaknya dirimu tipe yang kalau ada event dengan doorprize itu bakal dapet terus gitu ya, mba? :D

    Eniwei, setuju banget, mau apapun status kita, entah itu SAHM, working mom, perempuan, dan laki-laki sekalipun, selagi ada kesempatan sebaiknya mengupgrade diri. Bisa dimulai dari langkah kecil sekalipun, seperti mulai membaca buku *langsung ngaca karena sendirnya malas baca buku XD*.

    Eniwei lagi, aku juga senengg banget belajar hal baru. Sayangnya, seringnya dalam satu waktu banyak banget yg dipengenin *maruk anaknya*. Akhirnya malah ga ada satu bidang pun yang aku ahli di sana. Heuheu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Hichaaa, aku percaya ini bukan keberuntunganku, tapi rezekinya si debay dalam perut wkwkwkw karena sebelumnya aku nggak seberuntung itu, rasanya impossible banget deh bisa menang ini dan itu πŸ™ˆ

      Soal maruk itu aku juga pernah mengalaminya, Mbaa XD ingin begini ingin begitu ingin banyak sekali *lah kok jadi kayak lagu apa gitu*, sampai akhirnya nggak ada satu pun yang ditekuni πŸ˜… akhirnya memutuskan fokus salah satu bidang aja deh, yaitu menulis :D

      Semangat Mba Hicha dalam proses meng-upgrade diri! <3

      Delete
  5. Waah congrats buat mbak Jane bisa dapat kesempatan berharga seperti itu...semoga makin semangat, ya.

    Kemarin bikin artikel tentang mommy blogger dari USA, saya kemudian menyimpulkan, memang sih tekanan paling kuat bagi ibu di rumah dengan rutinitas adalah kebutuhan akan eksistensi yang tinggi. Tapi jangan sampai itu jadi bumerang buat sekeluarga.

    Karena apa yang kita lihat keren seringkali di belakangnya tidak semanis itu. Pasti ada hal-hal yang dikorbankan. Manusia tidak bisa dapat semua atau hadir dibanyak tempat, sehingga untuk bisa mendapatkan banyak hal yang akan terjadi delegasi tugas. Disini prioritas akan diuji. Apa yang benar-benar penting bagi diri kita...

    Kalau sudah berkeluarga, kemajuan diri yang baik adalah yang membawa satu kapal maju bersamanya...bukan malah menenggelamkan atau meninggalkan kapal. Cmiiw..

    Jadi siap debut menulis buku mbak Jane? :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maacih, Mba Phebieee. Aku pun bersyukur sekali bisa mendapatkan kesempatan tersebut :D

      Betul sekali, Mba. Sahabatku pernah bilang "you win some, you lose some." Kita nggak bisa mendapatkan semua-muanya sekaligus (kecuali kalau orang tersebut benar-benar didukung oleh dewi fortuna). Aku pun udah melihat bukti nyata seorang working mom dan stay at home mom yang memang keduanya mempunyai prioritas berbeda, namun tujuannya sama: semua demi kepentingan anak.

      Mudah-mudahan ke depannya bisa semakin bijak menentukan prioritas, yaa. Supaya nggak terlena dengan kesempatan emas yang mungkin aja hadir di depan mata (:

      Thank you so much Mba Phebie untuk insight-nya! <3 soal debut menulis buku, belum berani ngomong apa-apa, mari kita aminkan dulu saja 🀣

      Delete
  6. Wuaaah topiknya pas banget sama CR Challenge, mba πŸ˜‚

    I know, mba Jane always good setiap bahas topik-topik personal seperti ini, dan jadi ingat cerita mba Jane dulu super happy finally bisa ikut seminar Alodita 😍 Hehehehehe. By the way, saya setuju kalau kita jangan pernah berhenti belajar terlepas usia kita yang bertambah tua. Justru karena semakin tua, perlu untuk terus keep update dengan perkembangan jaman. Agar kelak jika anak-anak kita bertanya akan sesuatu, kita bisa menjawabnya *eaaakkkh* πŸ˜†

    By the way, you are so lucky bisa terpilih untuk bertanya langsung dengan penulis favorit mba. OMG, semesta memang unik, karena mba Jane sempat bilang salah satu buku terfavorit mba itu buku karya dia. Daebak. Hahahahaha 🀣 Apa mungkin ini adalah awal dari banyak keberuntungan lainnya? Semoga apapun goals mba ke depan, dan bidang apapun yang ingin mba kembangkan, dapat berjalan lancar, ya 😍

    SEMANGAT! πŸ₯³πŸŽ‰

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kaaaan, Mbaa? Aku juga kaget pas nulis ini kok ternyata relate dengan CR challenge #1 😝

      Hihi harapannya demikian, Mba Enoo. Semoga kita semua nggak pernah bosan untuk belajar dan mengupgrade diri. Ahahahaha itu bener banget! Minimal nggak diledekin anak sendiri nantinya kalau kita terlalu kudet 🀣

      Huhuhu so so grateful pokoknya kemarin itu, Mbaa ❤️ amin amin! Semoga ini awal yang baik untuk ke depannya πŸ˜† doa yang sama untuk resolusi Mba Eno tahun ini, semoga semuanya berjalan baik dan lancar yaaa. Semangaaaats untuk kita semua :D

      Delete
  7. Ciciiiii Janeee, what a good post 😍. Benar bangettt, meskipun jadi ibu rumah tangga sekalipun, jangan jadikan itu sebagai alasan untuk kita berhenti belajar. Aku sendiri meskipun belum berumah tangga, tapi secara nggak disengaja (nggak ditargetin untuk belajar ini itu) tapi setiap tahunnya ada aja hal baru yang aku pelajari, entah ini efek karena aku nggak bisa diem atau gimana 🀣. Rasanya kalau lihat tutorial apa gitu di Youtube, bawaannya ingin langsung dipraktekkan 🀣. Jeleknyaaa, kadang nggak diseriusin, jadi jatuhnya hanya sekedar bisa 😫 #plakk. Hikmahnya, jadi banyak pengalaman ini itu meskipun jarang keluar rumah belakangan ini🀣.

    Lucunyaaa, aku juga ingin menulis seputar topik ini sejak beberapa saat lalu, tapi belum ditulis-tulis, sampai pagi ini aku lihat Kak Eno dan Cici Jane membahas seputar improve skill, aku jadi kaget 🀣 kok kayak sehati gini wkwkwk.

    Semoga kita bisa terus semangat untuk belajar sampai kita udah nggak bisa belajar lagi ya, Ci πŸ˜†

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you so much, Lia πŸ’•

      kwkwk dasar anak kinestetik 😝 ayooo tulis juga, Lii! Siapa tau pengalaman yang kamu alami juga bisa menginspirasi manteman lainnya :D dan siapa tau juga malah jadi ada niatan untuk diseriusin dan akhirnya bisa jadi skill baru deh buat kamu hihi

      Amin! Semangaaat ya buat kita semua πŸ˜‰πŸ€—

      Delete
  8. Suka bangeet bahasannya Mba Janee.. Aku setuju, apapun peran kita, jangan pernah berhenti belajar. Aku jga selalu ada pearasaan excited tiap belajar sesuatu yg baru. Rasanya menyenangkaan 😁😁

    Pasti seru bgd ya Mba, dpt materi lngsng dr penulisnya. Aku bacanya ikut excited, apalagi bs bertanya langsng 😍😍

    Trus sempol ayamnya looks delicious 😍😍 yuumm, pantesan Josh sukaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tiap dapat kesempatan ketemu penulis idola, aku pasti memberanikan diri untuk tanya-tanya, Mbaa. Kesempatan emass hihi Nanti kalau ketemu Mba Thessa siap-siap aku tanyain juga yaa, Mbaa πŸ™ˆπŸ˜

      Hahahaha maacih, Mba Thessa! Yang penting anak suka aku udah hepii 😚

      Delete
  9. aku dulu ketika kerja pernah punya pengalaman nggak nyaman karena rekan kerjaku menikah semua dan hanya aku yang lajang. Beberapa temanku yang menikah kayak memanfaatkanku untuk mengerjakan pekerjaan sekolah dengan alasan aku lajang dan banyak waktu luang di rumah. Entah kenapa aku jadi kesal sebab selama ini aku bergaul sama teman yang sudah menikah tapi masih semangat melakukan hal yang disukai.

    entahlah. Salut sama yang sudah menikah tapi masih bisa melakukan passionnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huhu so sorry to hear that, Mbaa 😒 semoga kita nggak seperti itu ya kepada teman kita yang lain. Menurutku kesempatan dan prioritas setiap orang beda-beda, jadi balik lagi ya ke setiap kita nyamannya bagaimana, asal nggak merugikan orang lain dan mengabaikan tanggung jawab kita sendiri πŸ˜‰

      Delete
  10. Aduh Jane sempol ayamnya looks yummy, belum sarapan niiih jadi lapeeer hahaha si Eya salah fokus :))

    Aku juga terlambat tahu soal Festival Ruang Tengah ini, baru tau pas hari H yaah sayang banget lagi-lagi kelewat mau ikutan kelas :( Rada nyesel sih dulu pas di kantor lama masih WFH dan sempat nganggur bukannya dipakai ikutan kelas ini-itu malah bengong hahaha sekarang udah sibuk lagi, susah nyari waktunya selain hari minggu hhhh.

    Betul banget, buat belajar apapun ga pandang usia dan status. Mau ibu rumah tangga, working mom atau siapapun kalau bisa belajar terus tentu banyak manfaatnya yaa? Jadi inget dulu waktu kuliah di angkatanku ada satu ibu-ibu, umurnya udah 40an kalau ga salah waktu itu, tapi justru beliau yang paling semangat di kelas, ngalahin kita-kita yang masih pada bocah waktu itu :))

    Semoga kita bisa terus meng-upgrade skill apapun yang kita mau ya Jane... thank you udah nulis ini, sangat worthy sekaliii. Ditunggu banget kalau mau bahas isi webinar kemarin Jane :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh stok sempol ayamnya kebetulan udah habis, nggak bisa nawarin kamu deh πŸ˜†

      Eh aku juga ikutan kelasnya yang pas hari Minggu, Eyaa. Soalnya kalau hari biasa kebentrok dengan kesibukan harian. Sayang banget kemarin nggak sempat ikutan yak ): maybe next time! Semoga nanti kalau ada acara serupa bisa ikutan yaa :D

      Duh, akutu salut loh sama ibu-ibu yang masih semangat belajar, diniatin banget kuliah dan bikin thesis lagi. Dan benar kata kamu, justru semangat mereka melebihi kita-kita yang lebih muda ya πŸ˜‚ jangan-jangan memang benar,semakin tambah usia keinginan belajar juga semakin meningkat hihi

      Aminnn! Thank you juga sudah baca tulisanku, Eyaa. Semangat buat kamu juga ya 😊

      Delete
  11. Salut euy, ditengah kesibukan sebagai Ibu, kak Jane tetap ngasah skill dan terus belajar. Memang, sekarang kayaknya akses lebih mudah. Jadi tinggal bagaimana memanfaatkan akses itu. Kak Jane adalah representasi itu. Keren!!

    Ohya, ini kayaknya jadi tulisan pertama dari peserta CR Challenge yang saya baca. Ngga sabar baca tulisan teman-teman yang lain πŸ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aduhhh ndalah, aku mah hanya apa XD ini memang memaksakan diri aja, Mas Rahulll. Biar nggak mageran di rumah jadi berusaha sebaik mungkin untuk ngisi waktu :D

      Eits, ini bukan tulisan untuk ikutan CR Challenge, Mas. Kebetulan aja pas lagi nulis ini ternyata Mba Eno nge-post tentang challenge-nya di blog dan temanya sama πŸ˜† belum dapet ilham untuk ikut serta challenge tersebut πŸ™ˆ

      Delete
    2. Betul juga kak Jane. Ketimbang ngga ngapa-ngapain, mending cari kesibukan. Apalagi kesibukannya jadi manfaat untuk diri sendiri. Keren itu!

      Oh, saya pikir ini sudah tulisan untuk CR Challenge 😁

      Delete
  12. seneng kalau punya role model dalam kehidupan yang tentunya bisa bikin kita jadi lebih baik lagi
    kadangkala kalau liat temen sendiri, skillnya semakin di depan, auto bikin aku juga kudu semangat menggali passion diri aku dan atau mungkin belajar hal baru juga
    ikutan webinar sejak pandemi udah bisa bikin aku seneng, apalagi waktu itu topiknya menarik karena relate sama kerjaan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget, Mba Ainun. Sekarang kalau lihat progres teman sendiri, kitanya jadi ikut terpacu untuk bisa menggali potensi diri sendiri lebih baik lagi yaa. Karena sayang aja sih udah umur segini tapi masih gitu-gitu aja. Belajar terusss biar otaknya nggak tumpul hihi :D

      Delete
  13. Aaah gesi itu luar biasa memang. Aku pernah ketemuan Ama gesi pas ke Jogja, dan dia bawa Aiden waktu itu. Sayangnya ga bawa ubii. Yg aku salut, tetep loh dia bisa luwes ngajakin ngobrol Ama aku dan suami, tapi juga bantuin Aiden main. Dan Aiden ga rewel samasekali. Mainan yg dibawa ternyata bikinan sendiri pula. Simple tapi bisa banget melatih sensorik anak2. Saluuut memang Ama dia.

    Selama resign ini, aku juga banyak ikut webinar Jane. Trutama yg menyangkut financial dan saham. Krn dari dulu memang bidang ini sih yg jadi minatku. Ada yg berbayar, tapi kebanyakan gratis laah :D. Soalnya yg gratis aja banyaak bgt yg bagus. Tinggal kita sih yg mau susah dikit utk cari :D.

    Bener sih, jgn sampe yaa suami makin upgrade posisinya, tapi kita ketinggalan. Malu sih kalo aku :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Fannyyyy! Huaaaa mupeng banget bisa ketemuan dengan Ci Gesi! ): duh kebayang banget sih yang Mba Fanny bilang. Apalagi sejak dia jadi play therapist ini tuh kayaknya makin telaten yaa ngajarin Aiden di rumah. Salah satu panutanku banget di dunia parenting, karena selain dia "real", tapi ilmu yang dibagikan juga bermanfaat. Salut akutu dengan kemauan dia untuk belajar terus (:

      Waaah glad to hear, Mba! Jadi ngisi-ngisi waktu dengan belajar juga yaa. Iya sekarang banyak konten gratisan yang isinya "nggak pelit". Lumayan banget untuk ilmu pengetahuan :D

      Delete