How to Find a New Hobby

Monday, September 27, 2021


How do you find a new hobby, folks?

Soalnya lagi bingung banget gimana caranya untuk menemukan hobi baru. Atau jangan-jangan sebetulnya aku punya hobi, cuma nggak sadar kalau itu adalah hobi *duh ngomong apaan sih lo?* 

It's funny because as an adult, ngomongin hobi itu kayak sesuatu yang remeh temeh. Apaan, sih, ngomongin hobi. Mana sempat? 

Siapa yang inget, kalau isi biodata di buku diari teman-teman kelas pas SD, bagian hobi isinya panjang banget. Main tazos, tukeran kertas binder, scrapbooking, nonton telenovela *auto nyanyi dan joget Amigos!* sampai mungkin nulis surat untuk sahabat pena. Fast forward 20 tahun kemudian, hobi tersebut masih terdengar sangat keren! 

Ironisnya adalah, ketika hobi harusnya menjadi sebuah kegiatan yang bertujuan untuk menyegarkan pikiran mengisi waktu luang dengan hal yang kita suka, aku malah kena pressure (sedikit) saat melihat linimasa sosmed penuh dengan cerita pengalaman orang-orang yang menemukan hobi baru mereka, khususnya di tengah pandemi. I mean... how they found their hobbies? 

Sementara aku masih bingung menentukan apakah blogging dan nonton Netflix masih terhitung sebagai hobi 🤣

Jadi, apa sebenarnya itu hobi?


Menurut Om Google, hobi adalah sebuah aktivitas yang dilakukan di waktu senggang yang bertujuan untuk senang-senang. Kalau menurut seorang terapis di Amerika sana, hobi bisa membantu kita untuk punya cara pandang terhadap diri sendiri yang lebih sehat #selflove 

Dan untuk kebanyakan orang lainnya, hobi itu membuat kita "tenggelam" dalam waktu. Which means, hobi membantu kita melupakan dengan pekerjaan dan rutinitas penat yang dilakukan sehari-hari. 

And lucky me, saat browsing untuk mencari tips menemukan hobi baru dan juga untuk bahan menulis postingan hari ini (sambil menyelam minum air, gengs!), I found this article from Bustle about find a hobby as an adult. Btw, link artikelnya aku taruh di akhir artikel ini, ya! 

Di artikel tersebut tercantum 11 tips, aku akan sortir menjadi 5 tips aja yang menurutku doable dan membantu (aku) teman-teman yang juga sedang ingin melakukan hobi baru. Here we go! 

1. Take it back to your childhood 


Sebuah cara yang mungkin paling mudah dan menyenangkan. Coba inget-inget, waktu kecil tuh kita sukanya apa? Waktu isi biodata di diari teman, kita isi hobi apa? 

Aku jadi teringat dulu waktu SD aku punya hobi ngumpulin stiker. Jadi, awalnya tanteku punya beberapa buku stiker yang dihibahkan ke aku. Karena dulu beliau tinggal di luar negeri, koleksi stikernya unik-unik banget! Bahkan aku nggak pernah melihat stiker yang sama dijual di toko-toko lokal. Akhirnya, sejak saat itu aku berniat untuk mengumpulkan stiker unik yang aku temukan di mana pun. 

Selain stiker, aku juga sempat koleksi kertas dan amplop surat. Rasanya menyenangkan banget ketika lagi jalan-jalan di mall, kemudian nggak sengaja nemu toko yang jual kertas surat unik. Aku ingat banget koleksi surat ini aku simpan di kotak berwarna kuning, terus aku taruh di bawah kolong ranjang. Sayangnya, sejak pindah rumah beberapa kali, kotak ini hilang entah ke mana. 

Mungkin aku nggak akan kembali koleksi barang yang sama, but maybe collecting something that exciting you could become a new hobby. Buku jurnal, misalnya? Atau kartu pos? 😁

2. Notice what you love to buy as guilty pleasure


Menurutku, ini salah satu cara yang cukup unik. Karena aku percaya setiap kita pasti punya sesuatu yang dikategorikan sebagai "guilty pleasure"

Misalnya, kayak aku yang dulu pernah beli sendok garpu berbahan kayu, alasannya karena estetik dan membuat makanan jadi lebih enak (alasan ini masih valid, guys LOL). Sesuatu yang "guilty pleasure" itu biasanya nggak kita butuhkan, tapi kita beli karena lucu, nah itu! HAHAHA 

Kalian yang suka belanja online, coba deh cek isi keranjang belanja atau wishlist kalian di aplikasi/situs e-commerce. Jangan-jangan ada banyak barang guilty pleasure kamu di situ dan bisa aja menjadi cikal bakal membuahkan hobi baru, hoho. 

3. Past hobbies you forgot about


Nah, ini yang paling gampang! 

Mungkin kita pernah punya hobi tapi kita lupa alias terabaikan. Coba tengok gudang di rumah, mungkin kita dulu pernah suka melukis, itu kenapa ada beberapa peralatan melukis yang belum dibuang. Atau kita pernah hobi baking, makanya kita nggak pernah bisa membuang peralatan baking yang ada di dapur. 

As for me, I cannot find anything related to my past hobbies in this home. Jadiii, PR menemukan hobi baru masih terus berlanjut! *wish me luck!* 

4. Activity that makes you forget your day


Kegiatan yang membuat kalian merasa "time flies". Ini bisa macam-macam juga, sih. Aku ambil contoh dari beberapa teman yang pernah share hobi mereka di blog, deh. 

Ada Mba Eno yang senang bermain lego dengan pasangannya. Ada Mas Bayu yang kalau bikin kolam ikan atau mengurus tanaman bisa lupa waktu. Ada Lia dan Dilla yang jago membuat macrame. 

Akhir tahun lalu, aku sempat melakukan DIY painting by numbers. Entah gimana ceritanya, iklan seller yang menjual produk ini lewat di Instastory-ku. Terus, iseng deh rikues ke sahabat untuk belikan painting set-nya. I specifically requested her to buy from @studiosanjunipero, karena emang ini yang suka lalu lalang di sosmed aku, wkwkwk. 

This painting kit came with a Spotify playlist! Jadi ceritanya kita bisa sambil painting, sambil mendengarkan curated playlist dari seller-nya. 

Painting kit ini sempat aku anggurin sebulan. Waktu hadiah ini diberikan aku memang nggak langsung membuatnya. Sampai suatu hari, aku ngerasa agak penat dan butuh rehat. Kebetulan waktu itu aku punya waktu alone time, no distractions at all. Jadilah aku buka paket ini, scan barcode Spotify yang diberikan, terus nyalain deh di TV supaya suaranya lebih mantul. And it really made me forget about my day for a while. Mana lagu-lagunya tuh adem banget. Meski bukan paintergue bikin garis lurus aja mencongthis DIY numbers-painting made me feel like a pro! 

Jangan di-zoom, messy! 😝

Intinya, pilih aja aktivitas yang dirasa enjoyable, jangan malah jadi beban, karena kan tujuannya melepas stres. Kalau dirasa nguras kolam ikan itu adalah kerjaan yang rempong, ya jangan lakukan. Biar itu jadi kerjaannya Mas Bayu aja *lho?* 🤣

5. Activity that makes you feel productive 


Yang terakhir, kurang lebih sama, sih, dengan poin sebelumnya. Bedanya, aktivitas yang ini nggak hanya enjoyable, tapi juga membuat kita merasa produktif.

Ternyata aktivitas yang selama ini aku lakukan seperti beberes rumah dan bullet journaling itu bisa dikategorikan sebagai hobi, lho! 

Aku senang sekali beberes atau menata rumah. Baru aja beberapa hari yang lalu, aku menata kembali pantry dapur yang berantakan penuh barang. Aku beli perintilan organizer mulai dari toples sampai container untuk menyimpan barang-barang. And voila! Dalam sekejap pantry-ku rapi, semua makanan dan barang punya rumahnya masing-masing. Sejak dirapikan kembali, suamiku juga gampang nyari barang. Sekarang nggak pake nanya, "Susunya Josh ada di mana?". He knows where he can get them. Bangga akutu! 😆

***
Setelah menyusun tips di atas, ternyata menemukan hobi nggak sesulit yang aku kira. Kita bisa menemukan hobi di sekitar kita bahkan tanpa harus keluar rumah. 

So, what's your favorite hobby? :D 

How to find hobby article link: https://www.bustle.com/wellness/how-to-find-hobby-adult

21 comments:

  1. Collecting stickers, amplop dan kertas surat juga hobiku pas SD!! Sampai suka dikasih kado set amplop+kertas surat gitu yang gambarnya lucu-lucuu 🤩

    Jane itu butuh berapa lama ngerjain paintingnya? Warnanya cakeeepp, dari kit-nya udah dikasih warna-warna yang bakal dipakai aja ya?

    Belakangan aku juga lagi mikirin pengin balik jadiin menggambar sebagai hobi lagi, bukan cuma buat di kerjaan. Kalau pas kerja kan udah ditentuin harus bikin apa, kalau buat sendiri yaa bebas mau bikin apa aja gitu 😄 tapi belum berjalan lagi hahaha..

    Memang sih orang kadang mikir udah gede kok masih mikirin hobi? Padahal yaa hobi itu berguna buat tetap waras di tengah keadaan begini yaa? Kalau di sekitarku tuh ada ibu sama bapak kost yang hobi ngurusin tanaman hias, jadinya di kostan enak banyak hijau-hijau seger 😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Omggg tuh kan bener ternyata hobi anak generasi 90an nggak jauh beda yaaa wkwkwk padahal sayang yaa nggak dipakai, tapi seneng aja koleksinya 😆

      Yang pasti nggak selesai dalam sehari, Eyaa. Soalnya ada beberapa part yang susah banget diwarnainnya, sepertinya ini level di atas beginner deh, alhasil begitu jadi warnanya agak berantakan 🤣 mungkin kalau ditotal aku selesai dalam 3-4 hari (?). Yesss bener! Semua warna dan kuasnya udah dikasih sama mereka, kita tinggal paint aja :D

      Wah iya, kalau hobi yang udah berubah jadi pekerjaan susah dinikmati ya kadang-kadang. Ayooo gambar lagi, Eya. Siapa tahu bisa di-publish di blog XD

      Betul banget. Makanya orang-orang yang bisa nemu hobi baru di tengah pandemi tuh keren sekali. Bisa sampai punya kebun khusus karena suka tanaman, bahkan temenku punya hidroponik sendiri di rumah, terus dia sering banget makan dari hasil produce-nya sendiri. How kewlll is that 😄

      Delete
  2. Kalau ditanya apa hobiku sekarang, sepertinya jawaban pertamaku adalah baca buku 🤣 karena aku baca untuk senang-senang jadi kadang cepat lupa juga sama isi ceritanya #plakk.
    Anyway, aku jadi latah pengin cobain juga melukis kayak Cici 😍 barusan ngecek tokonya, gambar-gambar yang disediakan lucu-lucu bangettt!! Aku jadi pengin coba 1 padahal seumur-umur, melukis adalah 1 kegiatan yang aku nggak suka karena aku nggak bisa melukis 🤣 tapi begitu lihat punya Cici, aku jadi tertarik mau coba 🤣. Ini gambarnya sudah tersedia kan, Ci? Tinggal diwarnain aja gitu kan? Btw, hasil lukisan Cici bagusss kok!!! 😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hauahahaha itu sih semua orang juga tau kalau hobi seorang Peri Lia adalah baca buku 🤣 kayaknya "baca buku" juga satu-satunya hobi yang masih sama dari aku SD, Lii, hihi

      IYA KAN LUCU-LUCU GAMBARNYAAA. Aku nggak bisa ngegambar apalagi ngelukis, makanya coba-coba aja ngerjain DIY painting numbers ini eh ternyata relaxing juga lho. Soalnya mungkin fokus mewarnai sampai detail gitu kali, yaa. Terus ini warna-warnanya earth tone dan pastel, jadi ademmm buat mata 😆 AYOOO BELI BELI! *ngomporin*

      Yessss kita tinggal warnain aja pake cat yang dikasih nanti sesuai nomornya. Ahhh maacih! Padahal hasil jadinya berantakan sekali wkwkwk

      Delete
  3. Waktu masih SMP aku suka koleksi kertas binder yang warnanya macam-macam, ketebalannya juga macam-macam, Ci Jane kayak gini juga nggak dulu? xD Heboh sekelas pada trading kertas binder. xD Sampai sekarang masih ada di binder hahaha.

    I'll say yes, blogging and watch movies/series are hobby. Itu lukisannya kayak yang kapan hari mba Dila buat juga deh kayaknya. Terinspirasi Jungkook atau siapa gitu aku lupa-lupa ingat. Apa gimana ya background story-nya hahahah. *dijitak mba Dila*

    Pressure yang aku rasain dari melakukan hobi adalah ketika ada yang orang yang ngomong...hobi bisa dibikin untuk kegiatan yang menghasilkan uang (oke ini nggak salah memang). Terus aku kayak...ini aku ngelakuinnya aja udah seneng lhoh, udah bagus, udah syukur banget ini stres jadi hilang. Kok disuruh ngasilin uang? Stres lagi dong saya bang kalau nggak dapat-dapat uang dari hobi. xD

    Sejauh ini hobiku masih berkisar di baca buku, nonton film, fangirlingan, main games di app belanja lol, nulis blog, baca postingan orang, sama menggambar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. PERSISSS. Aku masih inget malah cover binder aku dulu kayak apa wkwkwk wait, jadi sampai sekarang kamu masih simpen binder masa SD kamu, Ndah?? Terus kamu gini juga nggak, kalau ada koleksi binder yang rare alias susah belinya, kita simpen nggak boleh dituker sama yang lain? 😂

      Eh, kayaknya aku inget, deh. Dilla memang sempet bilang bikin painting numbers juga hahahaha

      HAHAHAHA karena nggak semuanya harus dijadikan uang, yes? Soalnya kalau udah mengerjakannya atas nama "uang", niscaya mood ngerjainnya pasti berbeda ketika kita lakukan dengan atas nama hobi.

      Hahahaha kamu main games di app apaa? Dulu aku suka main di Tokop*dia Play, cuma sekarang gamesnya ilang, padahal seru huhuhu

      Delete
  4. dulu waktu kecil aku juga suka koleksi kertas surat, sempet booming lho dulu tuker-tukeran kertas surat, kan biasanya kalau beli kertas surat itu isinya ada banyak, jadi satu disimpen terus yang lainnya ditukerin, terus aku juga suka koleksi perangko, demen banget nulis surat buat temen-temen biar dapet perangko, sekarang udah gak jaman lagi nulis surat :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah ada yang samaan lagi hobi zaman kecilnya koleksi kertas surat juga! :D hauhahaha iya bener banget, Mbaa. Tapi biasa kalau kertas suratnya bagus dan disayang banget, nggak rela sih untuk ditukar sama teman 😂 kalau perangko aku nggak malah nggak koleksi, mamaku yang koleksi dan bagus-bagus sekali perangkonya. Sekarang zamannya nge-DM 🤣

      Delete
  5. Hahaha.. bner juga ya 😂.. aku langsung ngebayangin kalau tetiba gujruk2 nnyain ke teman2 kerja "eh2, hobi kamu apaan??" Yg ada malah di pelototinn.. terus ditanya "sehat lu Bay..?"

    Btw, itu sih Zaman SD banget.. nulisin biodata. Makes, Mikes.. wkwk 😆 artis kesukaan.. smpe motto hidup. Wkwk 🤣

    Soal hobi ini aku malah nggk nggeh kalau Berkebun, ngurusin Ikan termasuk hobi juga. Hahah. 🤣 malah kalau ada yg lagi ngomongin topik ttg hobi. Kepala langsung mikir. "Lahh hobi aku apaan??.." wkwk. Padahal mereka dekat dengan keseharian..

    Btw.. makasih Mba Buat tulisannya...😊😊 sukses bikin aku nostalgia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ASTAGA MOTTTO HIDUP! 🤣🤣🤣🤣

      Zaman kita kecil dulu sangat optimis memandang masa depan yaa, Mas Bayy. Pake motto hidup segala wkwkwk (sekarang berusaha untuk tetap optimis walau harus jatuh bangun *yeee curhat*)

      Menurutku yang Mas Bayu suka lakukan itu termasuk hobi, sihh *otoyy hihi* Merasa waktu berjalan cepat nggak kalau lagi ngurusin kebun atau kolam ikan? :D

      Sama-sama, Mas Bayu! Aku juga ngikik karena Mas Bay mention soal motto hidup itu wkwkwk btw, PP barunya bagus amittt. Mau komen di IG lupaa, ini ceritanya terinspirasi dari Cruella, kah? 😆

      Delete
  6. Saya baru tahu beres-beres rumah termasuk hobi. Keren sih orang-orang yang hobinya begini. Berarti teman saya yang doyan cuci piring itu bisa dikatakan hobi juga kali, ya?

    Jika dilihat dari kenangan masa kecil, jawabannya tentu baca buku dan nonton kartun (anime). Beranjak remaja hobi bertambah main gim online model MMORPG. Seiring usia semakin tua, ada hobi yang akhirnya ditekuni bertahun-tahun sampai hari ini dan ternyata bisa menghasilkan uang: menulis atau ngeblog.

    Dulu, saya kira hobi menjadi pekerjaan itu menyenangkan. Seperti yang digaung-gaungkan pada masanya: follow your passion. Eh, nyatanya itu bisa merusak kesenangan saya pada hobi yang satu ini. Mau enggak mau saya justru butuh hobi baru lainnya di luar bidang kepenulisan biar enggak stres. XD

    Beberapa orang yang saya kenal, sih, katanya tetap bisa menyiasatinya ke perpindahan jenis tulisan atau genre. Misal, dia kerjaannya jurnalis dan pelarian dia ini dengan menulis puisi. Saya sama sekali enggak bisa pakai metode itu karena di otak telanjur ada pikiran buat mengomersialkan segala jenis tulisan. Kayak udah enggak tertolong lagi nih karena pikiran saya benar-benar teracuni gagasan Joker versi Ledger: If you're good at something, never do it for free. Jadi, jika ada tulisan yang kiranya bagus dan layak dikomersialkan, langsung coba kirim ke media deh atau taruh KaryaKarsa dengan memberikan harga. Terlepas itu ditolak, terus ada yang minat dukung ataupun enggak, ya urusan nantilah. XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hauhahahaha bisa jadi tuh, Mas. Boleh sekalian cuciin piring kita ya maksudnya #eh

      Kalau menurut artikel yang aku selip di atas, beberes/menata rumah bisa dibilang hobi. Dan menurutku ada benarnya, sih. Kebetulan aku suka banget nonton video home organizing di Youtube, lihat orang kok passionate sekali dalam merapikan rumah mereka. Terus mengingat Marie Kondo pun awalnya hobi menata rumah, dan sekarang dia menjadikannya sebagai jasa profesional. Nah, ini jadi nyambung apa yang Mas Yoga bilang soal hobi yang menghasilkan, yaa. Mungkin beda orang beda pandangan. Ada yang memang ingin memisahkan antara hobi dan pekerjaan, ada juga yang seperti Mas Yoga bilang seorang jurnalis yang hobi menulis puisi, dan pasti ada juga yang sama seperti Mas Yoga yang semangat menghasilkan uang dari hobi, dan menurutku itu sah-sah aja :D siapa yang nggak mau bisa cuan banyak dari sesuatu yang kita suka, that's the dream 🤣 (bisa jadi Marie Kondo berpikiran yang sama ya huahaha).

      Terus semangat berkarya dalam tulisan ya, Mas Yoga! Aku salah satu pembaca tulisanmu di blog (walau silent reader judulnya XD)

      Delete
  7. Kalau berdasarkan definisi yang Kak Jane sebut diatas hobi aku masih gak jauh-jauh dari nonton dan baca novel. Dulu waktu kecil sih hobi banget nyanyi kak, kalo di kamar mandi gak pernah absen nyanyi kayaknya. Dan sempat juga merekam hasil nyanyi aku di hape dan waktu kuliah memberanikan diri upload ke soundcloud & instagram dengan pedenya 😂, walau gak bagus tapi bikin mood naik seharian pas denger suara sendiri (kalo bagus). Terus kalo ditanya serius tentang hobi tetep bingung sih selain menjawab dengan dua kegiatan ini( baca novel & nonton).

    Anyway Kak Jane hasil paintingnya bagus looooh. Mungkinkah menggambar menjadi awal mula hobi baru Kak Jane hihihi 👀

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haiii Reka!

      Waaah sekarang masih hobi nyanyi nggak? :D ahahahaha lucu banget ngebayangin kamu denger suara sendiri, pasti senyum bangga banget yaa 😂 jadi inget akutu juga punya hobi yang nggak banyak orang lain tau, yaitu nari. Aku tau sih aku nari nggak bagus, pokoknya semau gue nggak ada tekniknya samsek. Cuma abis nari beberapa lagu, rasanya hepii banget. Persis dengan yang kamu bilang 😆

      Ahhhh bisa aja kamuuu hihi itu mewarnai aja sihh, nggak bakat gambar sama sekali aku mah 🙈 masih lebih suka bullet journaling daripada gambar hahahaha

      Delete
  8. Itu painting by numbernya Bagus mba. Belum lihat aja punya saya. Netes kemana-mana. Niatnya mau ngelakuin sesuatu yg estetik. Lah hasilnya bikin tepok jidat.

    As always, tulisannya bagus mba.
    relate juga. Saya akhir2 ini ya kepikiran sebenarnya. Berasa hidup agak hampa wkwk. *lebay. Lah setiap hari isinya cuma kosan-tempat kerja. Masa mau dibilang Hobi saya kerja. Nggak juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu bagus gambar jadinya, Mas Toniii. Aku mah bagian ngewarnain aja, itu juga banyak mencong-mencongnya wkwkwk 😂

      Makasih udah baca yaaa 😉 nahhh, mungkin bisa brainstorming cari hobi baru bareng Mas Bayu di pinggir kolam ikannya, Mas hahahaha siapa tahu abis itu nemu sesuatu yang tidak dibayangkan sebelumnya 😄 tetap semangat, Mas Toni!

      Delete
  9. Sepertinya semakin bertambah umur akan timbul pertanyaan seperti ini. Dulu bisa bilang hobi ini itu bla bla bla. Sekarang kalau ditanya belum tentu bisa jawab banyak begitu. Btw aku juga sempat janjian sama teman-teman mau DIY Painting kaya cici. Sempat cari di e-commerce mulai dari model dan range harga. Sampai bikin kesepakatan durasi untuk mengerjakannya terus di akhir saling kasih lihat hasil masing-masing. Apa daya semua hanya wacana. Mulai sibuk lagi kerja karena beberapa teman mulai rutin selang seling wfo dan wfh, alhasil rencana hanyalah rencana.

    Cuma pas diliat-liat, siwer jugaaa yaaa. Kecil-kecil dan rapet-rapet bangeeet cii. Alamak bisa-bisa minum mata nambah nih hhhaa.. Cici kereeen sudah bikin sampai sejauh itu, semoga bisa segera di pajang yaa ci hhhe..

    Mungkin hobi yang masih aku lakukan sekarang adalah baca novel. Ada beberapa novel yang masih belum di buka dan menanti untuk di baca. Berasa sibuk banget padahal sebetulnya ga ngapa-ngapain juga. Lebih lama buka instagram dibanding melakukan aktivitas. Sepertinya aku akan mulai baca pelan-pelan lagi.

    Makasih loh ci tulisan ini jadi refleksi untuk diri sendiri di tengah situasi acakadut efek pandemi ini.

    ReplyDelete
  10. Hahahaha tadi aku juga sempet mikir Jane, nonton drakor itu termasuk hobi juga ATO ga 😅. Agak sedikit ga PD mau nulis itu wkwkwkw.

    Kalo hobi lamaku, ga prnh berubah sampe skr. Membaca. Itu kayaknya Krn udah dicekokin Ama papa dari bayi kali yaaa, jadi buku bener2 sahabat sejati banget

    Tapi kalo untuk menemukan hobi baru memang agak susah. Belum ada yg Bener2 merasuk kayak hobi baca ku. Eh mungkin cuma traveling sih. Kalo ini yg ngeracunin suamiku. Krn dia memang hobi traveling, sejak pacaran dia udh ngajakin liburan ke tempat2 kayak Bali dan Eropa, ngajakin aku nabung pelan2, eh keracunan Ampe skr ga bisa stop. 🤣🤣

    Kalo hobi baru, selama pandemi ini mungkin jadi seneng workout sih. Yoga, aerobic, itu workout favoritku. Aku cuma libur hari Minggu kalo olahraga, dan Krn udh rutin, jadi berasa memang badan ga enak kalo sampe kelamaan skip. Awalnya padahal untuk jaga imunitas badan aja, tapi lama2, memang olahraga ini bikin nagih kok. Apalagi kalo liat temen ada yg berhasil ngencengin badannya Krn rutin workout, langsung ngerasa tertantang walo belum berhasil kayak si temen :p. At least aku jadi ga susah kalo disuruh olahraga. Malah dengan seneng hati. Dan jadi hobi juga beli2 alat buat support workout ini. Kemarin aku beli alat bodymax power core, ama hand barbel. Ntr pengen beli juga alat yg lain :D. Walo ga bisa banyak, Krn space rumahku kecil 😂. Yg penting bisa dilipat biar ga makan tempat.

    ReplyDelete
  11. Mbak Jaaneee pas banget aku lagi jenuh dengan rutinitas. Apalagi kerjaanku itu bisa dibilang sakah satu hobi juga tp lama kelamaan kalo dijerjain daily kok rada jenuh juga ya hehe 😅

    Hmm, aku jd mencoba inget2 dulu hobiku apaan. Karena kalo collect itu aku malas bgt nimbun huhu. Dulu aku koleksi pasir pantai tiap tempat yg aku kunjungi tp skrg udh sirna... 🥲

    ReplyDelete
  12. duh bener jg ya kapan terakhir ngerjain hobi, bahkan kadang suka lupa punya hobi apa, kyknya skrg kl ada kesempatan me time palingan santai nonton youtube atau ngedit video buat di Youtube :-)

    ReplyDelete
  13. nahhh mba jane sama kayak aku, kadang aku bingung sebenernya real hobi aku apaan ya, membaca, traveling kah, kadang aku malah nyebutnya passion.
    hobi atau passion ini kayaknya beda tapi mirip, lahh
    dulu waktu SD seneng koleksi perangko sampe punya album khusus, seneng koleksi kertas surat lucu lucu. tapi itu bertahan sampe SMP aja kayaknya

    SMA udah beda keinginan, kuliah apalagi, ga sempet ngurus printilan perangko dan memang terlupakan
    aku rasa yang masih bisa dibilang tetep berlangsung sampe sekarang ya membaca dan jalan jalan hahaha

    ReplyDelete